- Sarapan penting dilakukan antara pukul 06.00-10.00 pagi untuk mengembalikan energi dan menstabilkan gula darah harian.
- Makanan pengganti nasi seperti ubi, oatmeal, telur, dan biji-bijian utuh dapat menjadi pilihan sarapan sehat.
- Pilihan umbi (kentang, ubi jalar) dan biji-bijian (oatmeal, quinoa) kaya serat, protein, dan vitamin untuk energi stabil.
SuaraSumut.id - Sarapan merupakan kegiatan makan dan minum pertama di pagi hari setelah bangun tidur, biasanya dilakukan antara pukul 06.00 hingga 10.00 pagi, untuk mengisi ulang energi tubuh yang terkuras semalaman.
Sarapan menyediakan karbohidrat cepat untuk menstabilkan gula darah, serta protein, vitamin, dan mineral agar tubuh aktif serta produktif sepanjang hari.
Melewatkannya dapat menyebabkan penurunan energi, lemas, dan gangguan konsentrasi. Sarapan ideal menyumbang 20-30% kebutuhan kalori harian dengan makanan ringan yang mudah dicerna.
Makanan Sehat Pengganti Nasi
Makanan sehat pengganti nasi untuk sarapan meliputi ubi-ubi, oatmeal, telur, dan biji-bijian utuh yang kaya nutrisi seperti serat, protein, serta vitamin untuk menjaga energi sepanjang pagi.
Pilihan Umbi-Umbian
- Kentang manis: Kaya karbohidrat kompleks, vitamin C, kalium, dan serat; bisa direbus atau dipanggang untuk sarapan cepat.
- Ubi jalar: Sumber antioksidan, vitamin A, serta mineral; rebus atau kukus untuk rasa manis alami yang mengenyangkan.
- Singkong atau talas: Tinggi karbohidrat dan folat; olah jadi rebusan sederhana agar mudah dicerna.
Biji-Bijian dan Sereal
- Oatmeal: Mengandung serat beta-glucan untuk kontrol gula darah dan kolesterol; campur dengan air panas atau susu rendah lemak.
- Beras merah atau gandum utuh (roti): Indeks glikemik rendah, tinggi serat dan vitamin B; pilih versi utuh untuk nutrisi lebih baik.
- Quinoa: Protein lengkap dan rendah glikemik; rebus seperti nasi untuk menu sarapan bergizi.
Protein Pendukung
- Telur: Rebus atau dadar untuk protein tinggi, vitamin D, dan lemak sehat; kombinasi ideal dengan sayur untuk kenyang lama.
Berita Terkait
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?
-
Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari
-
Bukan Jadul, 5 Alasan Makanan Kukusan Digemari Anak Muda untuk Sarapan
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Ojol Kurir Makanan Menang Penghargaan Tinggi Sastra di China
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kualanamu Perluas Konektivitas melalui Rute Baru Wings Air ke Mandailing Natal
-
Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran