- Kamar tidur yang dipenuhi perangkat elektronik menghambat produksi melatonin karena paparan cahaya biru layar.
- Penumpukan barang tidak terpakai di kamar tidur menciptakan kesan sempit yang secara psikologis menurunkan kualitas istirahat.
- Menempatkan area kerja atau cermin menghadap tempat tidur mengganggu pemisahan fungsi dan ketenangan pikiran saat istirahat.
SuaraSumut.id - Kamar tidur bukan sekadar tempat beristirahat, tetapi juga ruang pemulihan fisik dan mental. Sayangnya, banyak orang tanpa sadar menyimpan barang-barang yang justru mengganggu kualitas tidur dan kenyamanan.
Kondisi ruang tidur sangat berpengaruh terhadap kualitas istirahat, fokus, hingga suasana hati. Jika Anda sering merasa tidur tidak nyenyak, bangun dengan tubuh lelah, atau kamar terasa sempit dan pengap, bisa jadi penyebabnya bukan kasur atau bantal, melainkan barang-barang yang seharusnya tidak ada di kamar tidur.
Berikut enam barang yang sebaiknya segera disingkirkan agar kamar tidur lebih nyaman, sehat, dan mendukung kualitas hidup yang lebih baik.
1. Perangkat Elektronik Berlebihan
Televisi, laptop, tablet, dan ponsel pintar menjadi penyebab utama gangguan tidur modern. Paparan cahaya biru dari layar terbukti menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur.
Selain itu, notifikasi yang terus muncul dapat memicu stres dan mengganggu ketenangan pikiran sebelum tidur.
Solusinya, batasi perangkat elektronik di kamar tidur. Aman untuk menyimpan ponsel, tetapi jauhkan dari jangkauan tempat tidur atau aktifkan mode senyap saat malam hari.
2. Barang-Barang Tidak Terpakai
Kamar tidur sering berubah menjadi gudang kecil: pakaian lama, tas rusak, hingga kardus bekas belanja online. Penumpukan barang menciptakan kesan sempit dan berantakan, yang secara psikologis dapat meningkatkan kecemasan dan menurunkan kualitas istirahat.
Mulailah dengan memilah barang secara berkala. Terapkan prinsip minimalis dengan hanya menyimpan barang yang benar-benar digunakan atau memiliki nilai emosional.
3. Meja Kerja atau Peralatan Kantor
Bekerja dari rumah membuat banyak orang menempatkan meja kerja di kamar tidur. Meski praktis, hal ini membuat otak sulit memisahkan waktu kerja dan waktu istirahat. Akibatnya, pikiran tetap aktif dan sulit rileks saat hendak tidur.
Jika memungkinkan, pisahkan area kerja dari kamar tidur. Bila ruang terbatas, tutup meja kerja dengan tirai atau rak penutup saat malam hari agar tidak terlihat.
4. Cermin Menghadap Tempat Tidur
Dalam perspektif psikologi ruang dan feng shui, cermin yang menghadap langsung ke tempat tidur dapat memicu rasa tidak nyaman dan mengganggu ketenangan batin. Pantulan cahaya atau bayangan di malam hari juga bisa mengganggu tidur, terutama bagi orang yang sensitif.
Sebaiknya letakkan cermin di sisi dinding atau di dalam lemari, bukan tepat berhadapan dengan tempat tidur.
Berita Terkait
-
Ini Tips Membeli iPhone Bekas agar Tidak Tertipu dan Berujung Zonk
-
Rahasia Kece ala Ummi Quary: Mandi Bukan Sekadar Wangi, Tapi Harus Kasih Nutrisi!
-
Nikita Willy dan Indra Priawan Bagikan Tips Berpakaian Cerdas untuk Keseharian dan Traveling
-
4 Tips Membersihkan Wajan Gosong dengan Bahan Sederhana di Rumah, Wajib Coba!
-
Suara-Suara di Kamar
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
AXIS 5G AF Selimuti Medan, Binjai, dan Deli Serdang
-
Update Bencana! Masa Tanggap Berakhir, Aceh Kini Masuk Tahap Pemulihan
-
Dua Kader Ramaikan Bursa Ketua Golkar Sumut, Pengembalian Terakhir Formulir Malam Ini
-
Pengiriman Sarang Burung Walet Tujuan Vietnam Digagalkan
-
Pemprov Sumut Anggarkan Rp472 Miliar untuk Program Berobat Gratis