- Aplikasi Android berbahaya menyamar sebagai utilitas populer, mengandung malware seperti Trojan dan spyware untuk mencuri data sensitif.
- Contoh aplikasi berbahaya meliputi SpyLoan (RupiahKilat) dan pemindai palsu (Sharkbot), yang meminta izin akses berlebihan.
- Melindungi perangkat dilakukan dengan mengaktifkan Google Play Protect, memeriksa ulasan, dan rutin memperbarui sistem operasi.
SuaraSumut.id - Aplikasi berbahaya di Android sering menyamar sebagai utilitas populer seperti wallpaper, scanner, atau pinjaman online, tetapi mengandung malware seperti Trojan atau spyware yang mencuri data pribadi dan menguras rekening.
Aplikasi berbahaya di Android merupakan perangkat lunak yang menyamar sebagai aplikasi berguna seperti pinjaman online, wallpaper, scanner, atau horoskop, tetapi mengandung malware seperti Trojan, spyware, atau adware untuk mencuri data pribadi, SMS, kontak, dan kredensial perbankan.
Pengguna disarankan memeriksa izin aplikasi secara ketat sebelum instalasi, karena banyak ditemukan di Google Play Store meski Google rutin membersihkannya.
Malware seperti Trojan (contoh: Fare Gamehub) dan SpyLoan (contoh: KreditKu, Dana Kilat) meminta akses berlebih ke kontak, SMS, dan kamera untuk social engineering atau pencurian data perbankan.
Spyware seperti Simple Note Scanner mencuri pesan dan dokumen, sementara Sharkbot di aplikasi anti-virus palsu menargetkan kredensial bank.
Contoh Aplikasi Berbahaya
Berikut daftar contoh dari laporan terkini yang sebaiknya segera dihapus jika terpasang:
- RupiahKilat, KreditKu, Dana Kilat (SpyLoan, >2 juta unduhan).
- HexaPop Link 2248 (5 juta unduhan, infeksi malware).
- Wow Beauty Camera, Vlog Star Video Editor (malware).
- Aplikasi anti-virus palsu dari Zbynek Adamcik atau Bingo Like Inc (Sharkbot).
Aplikasi Malware Lainnya
Malware seperti Goldoson atau Kaleidoscope menyebar via game dan utilitas:L.POINT with L.PAY, Swipe Brick Breaker (10 juta+ unduhan).
Money Manager Expense & Budget, TMAP.com.secondgames.dream.football.soccer.league (adware Kaleidoscope).
Cara Melindungi HP
Berita Terkait
-
OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer
-
Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi
-
5 Rekomendasi Aplikasi Edit Video Terbaik di iPad dan Tablet Android
-
Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara
-
5 Rekomendasi Aplikasi Catatan Kuliah Terbaik di Tablet Android, Praktis dan Rapi
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Promo BRI Kartu Kredit: Diskon 25% di Boost dengan Tap to Pay
-
Cekcok Berujung Maut, Pria di Sibolga Ditusuk hingga Tewas
-
Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting
-
Kecoa Sering Keluar dari Saluran Air Kamar Mandi? Ini Cara Membasmi-Mencegahnya Datang Lagi
-
Harga Cabai Merah-Rawit di Sumut Semakin Pedas, Tembus Rp 80 Ribu per Kg