- Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UISU menyalurkan bantuan pada 19 Desember 2025 di Desa Bundar dan Benua Raja, Aceh Tamiang.
- Bantuan berupa kebutuhan dasar seperti makanan, susu, popok, pakaian, dan pembalut disalurkan mahasiswa.
- Kegiatan ini merupakan inisiatif mahasiswa dan didukung oleh donasi dari berbagai pihak termasuk dari Houston, Texas, USA.
SuaraSumut.id - Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universits Islam Sumatera Utara (FISIP UISU) menyalurkan bantuan ke Desa Bundar dan Desa Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Juma 19 Desember 2025.
Bantuan yang disalurkan berupa, nasi bungkus, susu anak-anak, pampers, pakaian layak pakai, hingga pembalut untuk wanita. Kegiatan tanggap bencana ini diinisiasi oleh Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UISU.
Nazwa Amelia, salah satu anggota tim dari mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu wujud keprihatinan mahasiswa atas musibah yang menimpa saudara sebangsa di Aceh Tamiang.
"Kami sangat sedih, dan turut berduka. Dengan semangat kami menggalang sumbangan dari diri sendiri dan orang-orang baik untuk membantu meringankann penderitaan mereka," katanya.
"Ada juga bantuan dari warga negara USA, tepatnya di kota Houston Texas juga kami terima melalui aunty saya Nini Jhonstone dan teman-temannya yang berdomisili di sana," sambungnya.
Kaprodi Ilmu Komunikasi FISIIP UISU Febry Ichwan Butsi juga turut serta mendamping mahasiswaa ke lokasi bencana.
"Alhamdullilah, civitas akademika Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UISU dapat berkesempatan menyalurkan bantuan secara langsung ke lokasi bencana. Berkat kerja keras dan semangat dari adik-adik mahasiswa kegiatan ini dapat terlaksan," ujarnya.
Febry juga menyampaikan apresiasi juga kepada Dekanat FISIP UISU dibawah kepemimpinan Dekan Ridwan Nasution, S.Sos, M.Kom.I yang turut mendukung kegiatann peduli bencana ini dapat berjalan dengan sukses.
"Semoga usaha dan kepedulian kita dapat meringankan bagi saudara yang terdampak bencana banjir, serta mendapatkan balasan pahala dari Allah Swt," katanya.
Berita Terkait
-
Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi
-
Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice
-
Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk
-
Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?
-
Tak Ingin Hanya Jadi Penerima Bantuan! Kisah Penyandang Disabilitan Berjuang di Job Fair Jakbar
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal: Arab, Latin dan Cara Mengamalkannya
-
Cara Mengatasi Rayap di Rumah agar Perabotan Kayu Tidak Cepat Rusak
-
2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban
-
Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum