- Telkomsel dan Komdigi menyalurkan 100 genset, 500 perangkat komunikasi, dan 33 sumur bor di wilayah Sumatera.
- Bantuan ini bertujuan menjaga konektivitas, mendukung operasional jaringan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
- Penyerahan simbolis dilakukan di Aceh Tamiang pada Rabu, 25 Desember 2025, dihadiri pejabat terkait.
SuaraSumut.id - Telkomsel bersama Komdigi menyalurkan bantuan berupa 100 unit genset, 500 perangkat komunikasi, serta pembangunan 33 titik sumur bor di sejumlah wilayah Sumatera.
Bantuan ini ditujukan untuk memastikan konektivitas tetap terjaga sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah masa pemulihan.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menyampaikan bahwa dukungan infrastruktur dan perangkat pendukung menjadi elemen penting dalam menjaga keberlangsungan layanan dan aktivitas masyarakat.
"Kami memahami betapa pentingnya listrik, komunikasi, dan air bersih bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan. Kolaborasi ini adalah wujud komitmen Telkomsel untuk hadir di setiap situasi, memastikan kontektivitas tetap terjaga sekaligus membantu proses pemulihan dapat berjalan lebih baik," kata Indra.
Penyaluran ini diharapkan dapat membantu menjaga operasional jaringan di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik.
Sementara itu, pembangunan 33 titik sumur bor dilakukan untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak, khususnya di lokasi-lokasi yang mengalami gangguan akses air pascabencana.
Alokasi bantuan diserahkan untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, salah satunya di Kabupaten Aceh tamiang.
Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna bersama Wakil Mentri Komdigi Nezar Patria menyerahkan secara simbolis bantuan kepada perwakilan dari kecamatan Kuala Simpang bapak Camat Cakra dan Perwakilan Camat Kecamatan Karang Baru bapak Fajil serta disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismali di STO Kuala Simpang, Rabu 25 Desember 2025.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana Sumatra dalam Bingkai Foto
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Sadis! Mayat Sopir Taksi Online Terkapar di Kebun Tebu Deli Serdang, Polisi Selidiki
-
BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444 Persen
-
SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa