- Banjir bandang dan tanah longsor di Aceh menyebabkan beberapa desa dan dusun di tujuh kabupaten hilang dan tidak dapat dihuni lagi.
- Pemukiman hilang tersebar di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya.
- Pemerintah Aceh sedang mendata dampak dan menyiapkan relokasi warga serta pembangunan hunian sementara dan tetap.
SuaraSumut.id - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh menyebabkan beberapa desa dan dusun hilang. Desa dan dusun yang hilang tersebar di beberapa kabupaten.
"Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh dan DPMK kabupaten, banyak pemukiman lenyap akibat terseret arus banjir dan longsor, sehingga tidak lagi dapat dihuni," kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh Murthalamuddin, melansir Antara, Rabu, 7 Januari 2026.
Desa dan dusun yang terdampak tersebar di tujuh kabupaten, yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, dalam wilayah Kecamatan Sekerak, yakni beberapa Desa Lubuk Sidup, Sekumur, Tanjung Gelumpang, Sulum, dan Baling Karang dilaporkan sudah tidak ada karena terseret arus banjir dan longsor. Seluruh penduduk terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman atau ke rumah kerabat.
Kemudian di Aceh Utara, Kecamatan Sawang dan Langkahan, satu dusun di Desa Guci serta wilayah Riseh Teungoh, Riseh Baroh, dan Dusun Rayeuk Pungkie juga dinyatakan hilang.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Nagan Raya, Kecamatan Kuta Teungoh dan Babah Suak. Di mana Desa Beutong Ateuh Banggalang mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar permukiman tidak tersisa.
Di wilayah Aceh Tengah, Kecamatan Ketol dan Bintang, Desa Bintang Pupara dan Kalasegi dilaporkan hanya menyisakan beberapa rumah dengan kondisi rusak berat. Penduduknya saat ini masih mengungsi.
Kabupaten Gayo Lues menjadi salah satu wilayah dengan jumlah terdampak cukup banyak. Sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Pantan Cuaca, Blangkejeren, Tripe Jaya, dan Putri Betung dilaporkan hilang akibat banjir dan longsor.
Lalu di Aceh Tenggara, khususnya di Kecamatan Ketambe, di mana satu dusun dinyatakan hilang. Sementara di Kabupaten Pidie Jaya, Kecamatan Meureudu, satu dusun di Desa Blang Awe juga mengalami kondisi yang sama.
Murthala mengatakan, akibat bencana ini, pemerintahan desa di wilayah terdampak tidak dapat menjalankan aktivitas pemerintahan secara normal karena seluruh perangkat desa ikut mengungsi bersama masyarakat.
Dirinya mengatakan bahwa pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten terus melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah penanganan.
"Termasuk relokasi warga dan rencana pembangunan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal," demikian Murthalamuddin.
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI
-
Korupsi Dana Bencana BNPB, Mengapa KPK Tak Menerapkan Pasal Hukuman Mati?
-
Negara Tetangga Sudah Protes Sana-sini, RI Tetap Enggan Tetapkan Status Bencana Nasional
-
Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Penembakan di Deli Serdang Tewaskan 1 Anggota Ormas, 3 Terduga Pelaku Ditangkap
-
Jetour T2 i-DM Hadir di Medan, Harga Rp 700 Juta
-
Orangutan Sumatera Korban Perdagangan Ilegal di India Akhirnya Pulang ke Indonesia
-
Cara Bersihkan Noda Keringat dari Kasur, Ampuh dan Mudah!
-
Cacing Muncul di Kamar Mandi? Ini 3 Bahan Sederhana untuk Membasminya