Suhardiman
Kamis, 16 Juli 2026 | 20:44 WIB
Kantor Bupati Deli Serdang. [Wikipedia]
Baca 10 detik
  • Ketua FKDM Deli Serdang, Sularno, dicopot dari jabatannya setelah menulis komentar provokatif di grup WhatsApp pada Juli 2026.
  • Pernyataan tersebut berisi ajakan menurunkan Presiden Prabowo saat membahas kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Deli Serdang.
  • Bupati Deli Serdang mencopot Sularno, sementara Kepala Kesbangpol setempat mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas kejadian itu.

SuaraSumut.id - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Deli Serdang, Sularno, dicopot dari jabatannya setelah berkomentar provokatif di grup WhatsApp (WA).

Sularno diduga secara spontan membalas pesan saat pembahasan soal kelangkaan dan antrean BBM yang terjadi di Deli Serdang, dengan menuliskan 'Satu Komando Turunkan Prabowo!!' di grup WA FKDM.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan yang menerima informasi adanya chat provokatif tersebut langsung mengambil tindakan dengan mencopot Sularno dari jabatannya.

"Benar (Sularno dicopot)," katanya kepada SuaraSumut.id, Kamis 16 Juli 2026.

Asri menjelaskan tindakan Sularno tidak dapat ditolerir. Menurutnya, setiap unsur yang menjadi mitra pemerintah harus mampu menjaga sikap, menjunjung etika dalam berkomunikasi.

"Serta tidak menyapa pernyataan yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," jelasnya.

Bupati menjelaskan, buntut dari pesan provokatif di Grup WA FKDM juga membuat Kepala Kesbangpol Deli Serdang, Kurnia Boloni Sinaga, yang merupakan pembina FKDM, juga ikut mengundurkan diri dari jabatannya.

"Kepala Kesbangpol mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral," katanya.

Kontributor : M. Aribowo

Baca Juga: Gubsu Bobby Nasution soal Penyebab Antrean BBM: Sopir Truk Tangki Pertamina Berhenti Massal

Load More