- Seorang pegawai BPN Nias berinisial AL tewas usai melompat dari apartemen di Medan pada 10 Juli 2026.
- Dua wanita berinisial JS dan FR ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pemerasan serta menghasut korban bunuh diri.
- Polisi menjerat tersangka dengan pasal pemerasan dan penghasutan yang menyebabkan kematian korban setelah mengamankan sejumlah barang bukti.
SuaraSumut.id - Kasus open BO di Kota Medan berakhir maut. Seorang pria berinisial AL yang diketahui merupakan pegawai BPN Nias tewas setelah melompat dari lantai 12 sebuah apartemen di kawasan Medan pada Jumat, 10 Juli 2026 dini hari.
Polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni JS dan FR. Mereka diduga melakukan pemerasan serta menghasut korban hingga nekat mengakhiri hidupnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis menjelaskan, JS berperan melakukan hubungan seksual dengan korban, sedangkan FR berperan melakukan pemerasan bersama JS.
"Untuk kasus tersebut, kita telah menetapkan dua orang tersangka. JS berperan melakukan persetubuhan dengan korban dan mengatakan agar korban loncat dari apartemen lantai 12," katanya saat konferensi pers, Rabu 15 Juli 2026.
"Sedangkan FR merupakan temannya yang membentak, memeras, dan juga mengatakan agar korban loncat," sambung Kasat.
Menurut Adrian, peristiwa bermula Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB ketika korban memesan layanan open BO melalui aplikasi mi chat.
"Korban datang ke Medan untuk mengambil SK-nya (PNS)," katanya.
Sekitar pukul 04.20 WIB, kedua tersangka tiba di lobi Apartemen Sky View dan dijemput korban untuk naik ke kamar di lantai 12.
Kasat menerangkan, di dalam kamar, korban memilih menggunakan jasa JS, karena wajah FR tak sesuai foto di Mi Chat. Tak terima dibatalkan, FR meminta uang pembatalan (cancel) sebesar Rp400 ribu.
"Setelah itu, JS menetapkan tarif Rp850 ribu untuk hubungan seksual yang kemudian dibayar korban melalui transfer," ucapnya.
Usai hubungan seksual selesai, lanjut Adrian mengatakan, korban disebut meminta layanan tambahan berupa oral seks. Setelah layanan tersebut dilakukan, JS memanggil FR yang sebelumnya menunggu di luar kamar.
Tak dinyana, masih Adrian menjelaskan, keduanya tersangka kemudian diduga meminta uang tambahan sebesar Rp4,5 juta kepada korban.
"Korban tidak mau memberikan uang tambahan tersebut. Namun kedua tersangka terus mendesak, bahkan meminta korban menunjukkan saldo rekening di handphonenya," kata Adrian.
Dalam kondisi tertekan, lanjut Kasat, korban terus mundur hingga ke area balkon apartemen.
Korban Diperas hingga Nekat Loncat dari Lantai 12 Apartemen
Berita Terkait
-
Jejak Hubungan Bupati Pemalang dan Ayah Staf KPK, Ada Peran Oknum DPRD Jateng
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Istri Bupati Pemalang Diduga Kumpulkan dan Nikmati Uang Hasil Pemerasan
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir
-
Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal