- Pemulihan akses jalan Aceh Timur–Gayo Lues melalui Peureulak–Lokop dikejar tuntas setelah terputus akibat dua kali banjir bandang.
- Dinas PUPR Aceh menangani darurat pembersihan material longsoran, ditargetkan konektivitas fungsional tercapai dalam sepekan.
- Jalur darurat ini telah lulus uji fungsi, memungkinkan lalu lintas semua jenis kendaraan, mendukung pemulihan logistik.
SuaraSumut.id - Upaya pemulihan akses jalan Aceh Timur–Gayo Lues melalui Peureulak–Lokop menunjukkan progres signifikan. Setelah sempat terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor, pembukaan kembali jalur vital ini kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan segera terhubung secara fungsional dalam waktu dekat.
Penanganan darurat dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Aceh sebagai respons cepat pascabencana. Pekerjaan dilakukan mulai dari kilometer 36 hingga kilometer 103.
Batas administratif Kabupaten Gayo Lues berada pada kilometer 110, sehingga sisa penanganan yang masih harus diselesaikan sepanjang 6,4 kilometer.
Dinas PUPR Aceh menargetkan functional connectivity atau keterhubungan jalur dapat tercapai dalam waktu sekitar satu pekan, dengan mengoptimalkan pengerahan alat berat dan personel lapangan yang bekerja setiap hari.
"Pembukaan jalur juga dilakukan secara paralel dari sisi Kabupaten Gayo Lues. Titik kilometer 110 ditetapkan sebagai titik temu (meeting point) pekerjaan penanganan darurat jalan provinsi ini," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 11 Januari 2026.
Jalur Lokop Dua Kali Terdampak Banjir Bandang
Sebelumnya, jalur Peureulak-Lokop mengalami kerusakan berat dan terputus akibat kejadian banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025. Sejak saat itu, dilakukan serangkaian kegiatan penanganan darurat berupa pembersihan material longsoran, normalisasi badan jalan, serta pembangunan jalur darurat (temporary access) selama kurang lebih 30 hari.
Namun, pada Senin (5/1), banjir bandang kembali terjadi di kilometer 83, tepatnya di wilayah Gampong Lokop. Peristiwa ini mengakibatkan jalur darurat yang telah dibangun sebelumnya rusak dan kembali terputus, sehingga akses transportasi masyarakat dan distribusi logistik kembali terganggu.
Penanganan darurat lanjutan segera dilakukan dan berhasil memulihkan kembali jalur dalam waktu kurang lebih lima hari. Jalur darurat tersebut kemudian dinyatakan dapat difungsikan dan dilakukan uji fungsi (functional test) pada Sabtu (10/1).
Berdasarkan hasil uji fungsi, jalur dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan berat jenis DT-Hercules.
Meskipun masih bersifat darurat, berfungsinya kembali jalur di Gampong Lokop telah mendukung pemulihan aksesibilitas wilayah, mobilitas penduduk, serta kelancaran distribusi logistik. Kondisi ini menjadi bagian dari upaya transisi darurat menuju pemulihan (transition to recovery) yang terus diakselerasi oleh pemerintah.
Dalam tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, jalur nasional yang menghubungkan dua wilayah strategis di Provinsi Aceh ini direncanakan akan ditangani secara permanen melalui pembangunan infrastruktur jalan yang lebih andal dan berketahanan bencana, dengan mengedepankan prinsip Build Back Better.
Berita Terkait
-
Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin
-
Kolaborasi dengan BNPB, Program KATANA Cetak Desa Tangguh Hadapi Bencana
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
Viral Hari Ini, Hilang Esok Hari: Mengapa Kita Sering Terjebak 'Lupa' pada Masalah?
-
Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi
-
Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap
-
Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita