- Pemeriksaan kesehatan baterai hybrid menggunakan scanner OBD dan penelusuran garansi pabrik sangat krusial sebelum membeli unit bekas.
- Konsumen harus menelusuri riwayat servis lengkap dan menghindari mobil yang memiliki indikasi pernah terkena banjir.
- Lakukan test drive menyeluruh untuk memastikan transisi motor listrik dan bensin berjalan mulus tanpa suara aneh.
SuaraSumut.id - Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi bahan bakar dan isu lingkungan, mobil hybrid menjadi pilihan rasional selain kendaraan listrik murni.
Teknologi hybrid mengombinasikan mesin bensin dengan motor listrik untuk menekan konsumsi BBM dan emisi gas buang. Namun, harga mobil hybrid baru yang relatif tinggi membuat banyak konsumen melirik pasar mobil hybrid bekas.
Meski menawarkan harga lebih terjangkau, membeli mobil hybrid bekas tidak bisa disamakan dengan mobil konvensional. Ada komponen vital yang memerlukan perhatian ekstra, terutama terkait sistem kelistrikan dan baterai. Agar tidak salah langkah, berikut hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli mobil hybrid bekas.
1. Periksa Kesehatan Baterai Hybrid (Battery Health)
Baterai adalah jantung dari mobil hybrid dan juga komponen termahal. Oleh karena itu, pemeriksaan State of Health (SoH) baterai menjadi langkah krusial. Jangan hanya mengandalkan klaim penjual. Mintalah pemeriksaan menggunakan scanner OBD khusus sistem hybrid untuk membaca data kesehatan baterai secara akurat.
Ciri baterai hybrid yang mulai menurun antara lain:
- Pengisian daya (charging) terlalu cepat penuh namun cepat habis
- Mesin bensin bekerja lebih sering dari normal
- Akselerasi terasa kurang responsif
Selain itu, periksa sistem pendingin baterai yang biasanya berada di belakang kursi atau area bagasi. Pastikan kipas pendingin bersih dan berfungsi optimal. Suhu panas berlebih adalah musuh utama baterai hybrid dan dapat mempercepat degradasi sel baterai.
Tak kalah penting, tanyakan apakah garansi baterai pabrik masih berlaku. Umumnya produsen memberikan garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km, tergantung merek dan model.
2. Telusuri Riwayat Servis dan Dokumen Kendaraan
Riwayat perawatan mencerminkan bagaimana mobil digunakan dan dirawat. Idealnya, mobil hybrid bekas memiliki service record lengkap dan rutin dilakukan di bengkel resmi atau bengkel spesialis hybrid.
Pastikan dokumen servis mencakup:
- Pemeriksaan sistem hybrid
- Update software (jika ada)
- Perawatan komponen kelistrikan
Waspadai manipulasi odometer dengan mencocokkan jarak tempuh pada panel instrumen dengan catatan servis terakhir. Selain itu, hindari mobil bekas banjir, karena sistem kelistrikan bertegangan tinggi sangat rentan rusak akibat air. Periksa karpet, bau interior, karat tersembunyi, dan sisa lumpur di area sempit.
3. Lakukan Pemeriksaan Fisik dan Test Drive Menyeluruh
Secara visual, perhatikan kondisi kabel tegangan tinggi berwarna oranye. Pastikan tidak ada kerusakan, bekas sambungan tidak standar, atau gigitan hewan pengerat.
Saat test drive, perhatikan:
Berita Terkait
-
Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan
-
Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia
-
Peta Mobil Terlaris Terbaru Agustus 2026: Tahta Zenix Digusur, Daihatsu Gran Max Puncak
-
Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk
-
eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir