- Banjir melanda Kecamatan Sosa Julu, Padang Lawas, Sumatera Utara pada 12 Januari 2026 akibat intensitas curah hujan tinggi.
- Tiga desa terdampak banjir luapan Sungai Sosa dengan ketinggian air mencapai 25 hingga 50 sentimeter.
- Tim gabungan BPBD Padang Lawas telah mengevakuasi barang warga dan mendirikan posko siaga bencana banjir.
SuaraSumut.id - Banjir akibat luapan Sungai Sosa melanda wilayah Kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Senin, 12 Januari 2026. Banjir terjadi setelah intensitas curah hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Sedikitnya tiga desa terdampak, yakni Desa Pasir Jae, Desa Pasir Julu, dan Desa Lumban Huayan, dengan ketinggian air mencapai 25 hingga 50 sentimeter di area permukiman warga.
Plt Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas, Adi Sandra Siregar mengatakan, saat ini pihaknya bersama tim gabungan telah membantu warga untuk melakukan evakuasi barang peralatan rumah tangga dari pemukiman masyarakat terdampak banjir di tiga desa itu.
Pihaknya juga telah mendirikan Posko siaga bencana untuk mengantisipasi kejadian banjir yang sama di wilayah kecamatan setempat.
"Untuk lokasi rumah warga yang debit airnya telah surut saat ini kami lakukan pembersihan agar secepatnya bisa di tempati kembali," katanya, melansir Antara.
Dari laporan Camat Sosa Julu Muliadi Hasibuan, sebelumya disampaikan Adi, pihaknya belum dapat memastikan jumlah korban terdampak banjir pada sejumlah titik di tiga desa kecamatan Sosa Julu itu. Ia juga menyampaikan hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam banjir luapan air sungai Sosa ke sejumlah titik lokasi permukiman warga di tiga desa itu.
"Mohon doanya agar kondisi air cepat surut dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal di tiga desa itu. Dan ke depan Kabupaten Padang Lawas terhindar dari kejadian bencana alam banjir, longsor, dan kejadian bencana alam lainnya lainnya yang dapat menggangu aktivitas masyarakat," katanya.
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
Gubernur Bobby Nasution Siap Jadi Ayah Asuh Guna Percepatan Legalitas Aset Wakaf
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya