- Banjir di Sumatera akibat hujan tinggi meninggalkan risiko kesehatan pascabanjir karena residu dan bakteri berbahaya.
- Langkah awal pembersihan efektif adalah segera mengangkat lumpur tebal selagi masih dalam kondisi basah menggunakan alat bantu.
- Pengeringan maksimal dan pembersihan menyeluruh pada permukaan serta saluran air penting untuk mencegah penyakit dan bau.
SuaraSumut.id - Banjir masih menjadi bencana di berbagai wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat. Curah hujan tinggi, meluapnya sungai, serta buruknya sistem drainase membuat ribuan rumah warga terendam setiap tahunnya.
Ketika air banjir mulai surut, masalah belum sepenuhnya selesai. Justru fase pascabanjir inilah yang menentukan kesehatan dan keselamatan penghuni rumah.
Banyak warga mengira rumah sudah aman begitu genangan air hilang. Padahal, lumpur banjir sering membawa bakteri, limbah, bahkan residu dari lahan pertanian dan saluran pembuangan.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, sisa-sisa ini bisa memicu penyakit kulit, gangguan pernapasan, hingga demam berdarah akibat lingkungan lembap.
Agar rumah benar-benar kembali layak dihuni, berikut langkah efektif membersihkan rumah pascabanjir yang bisa dilakukan:
1. Keluarkan Lumpur Selagi Masih Basah
Lumpur banjir cenderung tebal karena bercampur tanah dan sedimen sungai. Jangan menunggu hingga kering. Gunakan sekop, pengki, atau papan kayu untuk mengangkat lumpur basah dari:
- Lantai rumah
- Sudut ruangan
- Kamar mandi dan dapur
Semakin cepat dibersihkan, semakin kecil risiko lantai rusak dan bau menetap.
2. Siram dan Sikat Seluruh Permukaan
Setelah lumpur kasar terangkat, siram lantai dan dinding dengan air bersih. Gunakan sikat lantai untuk membersihkan:
- Keramik dan semen
- Dinding bagian bawah
- Celah-celah lantai
Langkah ini penting karena lumpur halus sering tidak terlihat namun menjadi sarang kuman.
3. Atasi Bau Apek dari Sumbernya
Bau pascabanjir di Sumatera biasanya berasal dari:
- Lumpur yang meresap ke pori lantai
- Perabot kayu lembap
- Saluran air tersumbat
Gunakan air hangat dan pembersih khusus lantai, lalu pastikan area benar-benar kering sebelum ditutup kembali.
4. Keringkan Rumah Secara Maksimal
Berita Terkait
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
5 Tips Feng Shui Teras Rumah agar Mendatangkan Hoki dan Energi Positif
-
3 Warna Pintu Depan Rumah Menurut Feng Shui yang Ampuh Datangkan Rezeki Melimpah
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Mahasiswa Demo Kodim 0201/Medan, Soroti Konflik Agraria hingga MBG
-
Truk TNI Dihadang Lewat Saat Mahasiswa di Medan Demo: Hanya Ojol yang Boleh Lewat
-
Mahasiswa Blokir Jalan di Lapangan Merdeka Medan: Program Prabowo-Gibran Jadi Ladang Koruptor
-
'Kami Butuh Solusi, Bukan Narasi', Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah Saat Demo di DPRD Sumut
-
GMNI Geruduk DPRD Medan, 'Gulingkan Rezim Prabowo-Gibran'