- Pedagang di Sibolga viral karena janji jual rice cooker Rp20 ribu melalui live streaming pada 21 Januari 2026.
- Ratusan warga dari beberapa kabupaten mendatangi rumah pedagang karena merasa kecewa atas janji penjualan tidak sesuai.
- Polres Sibolga turun tangan menenangkan warga dan mengarahkan pemilik rumah membuat jadwal penjualan menggunakan kupon.
SuaraSumut.id - Video viral pedagang di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), menjanjikan rice cooker Rp20 ribu membuat heboh warga setempat. Kejadian bermula pada 21 Januari 2026 lewat live streaming di media sosial, menawarkan barang murah seperti rice cooker Rp20 ribu.
Sontak saja, rice cooker murah ini memicu ratusan warga dari Sibolga, Tapanuli Tengah, hingga Tapanuli Utara berbondong-bondong ke rumahnya di Jalan Kemuning, Sibolga Ilir.
Banyak warga merasa "diprank" karena penjualan tidak sesuai janji, dengan alasan stok habis atau pembeli terlalu banyak.
Video kerumunan dan kekecewaan warga cepat menyebar di Instagram, Facebook, dan TikTok, dengan narasi "prank" atau "harga palsu".
Kerumunan sejak pagi hari berlangsung hingga polisi turun tangan untuk menenangkan situasi.
Kasi Humas Polres Sibolga, AKP Suyanto, menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan untuk menenangkan warga serta mencari solusi terbaik bagi semua pihak.
"Warga mendatangi rumah Ibu Irda Novelina br. Hutagalung (Mak Olo) akibat ketidakpuasan terkait penjualan barang secara online yang dinilai tidak disertai pemberitahuan dan mekanisme yang jelas," ungkapnya ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Jumat 23 Januari 2026.
Menanggapi situasi tersebut, Bhabinkamtibmas segera mengambil langkah cepat dan persuasif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
AKP Suyanto menambahkan, pihak kepolisian juga memberikan arahan kepada pemilik rumah agar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta menghentikan sementara aktivitas penjualan pada hari tersebut.
“Yang bersangkutan kemudian bersedia menyusun jadwal penjualan secara tertib dengan sistem pembagian kupon kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan,” jelasnya.
Selanjutnya, pihak keluarga Irda Novelina br. Hutagalung atau Mak Olo membagikan kupon jadwal penjualan kepada warga yang hadir.
Setelah menerima kupon, masyarakat pun berangsur-angsur meninggalkan lokasi dengan tertib dan akan kembali sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk melakukan transaksi.
"Situasi berjalan aman, tertib, dan tidak terjadi gangguan kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan komunikasi yang baik dalam setiap aktivitas,” pungkasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Kisah Pedagang Ban di Matraman: Rugi Usai Lapak Dibakar Massa Bentrok
-
Gerobak Pedagang Nasi Uduk Hancur saat Bentrokan, Kecamatan Menteng Janji Bakal Ganti
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi