- Dinas Pendidikan Tapanuli Utara melebur enam SD menjadi tiga sekolah demi efisiensi layanan pendidikan mulai tahun 2025.
- Peleburan didasari minimnya jumlah siswa per rombongan belajar, bahkan ada yang hanya empat siswa per kelas.
- Sebanyak 25 guru dari enam sekolah dilebur akan dialihkan untuk mengisi kebutuhan sekolah lain sesuai regulasi.
SuaraSumut.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara melakukan peleburan (regrouping) terhadap enam Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di tiga kecamatan. Kebijakan ini bertujuan untuk efisiensi dan efektivitas pelayanan pendidikan.
Kepala Bidang Pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara, Jeffry AM Lubis, mengatakan bahwa proses peleburan sekolah telah melalui kajian panjang dan matang yang dimulai sejak tahun 2025.
"Sebanyak enam SD telah dilebur menjadi tiga sekolah untuk efesiensi dan efektifitas pelayanan pendidikan," katanya melansir Antara, Rabu, 28 Januari 2026.
Sejak awal terdapat 71 sekolah yang hendak dilebur, kemudian mengerucut menjadi 16 sekolah, hingga akhirnya diputuskan hanya enam SD yang dilebur menjadi tiga sekolah.
Adapun sekolah dasar yang dilebur adalah SDN 173107 Banuarea ditutup dan digabung ke SDN 173108 Banuarea, Tarutung, SDN 175798 Aritonang digabung ke SDN 173345 Aritonang, Muara, SDN 173366 Parmonangan digabung ke SDN 173392 Parmonangan.
"Ada sebanyak 52 guru SD dienam sekolah tersebut, dan untuk tiga sekolah hasil lebur hanya membutuhkan sekitar 27 guru. Nanti yang 25 guru ataupun tenaga kependidikan akan diperbantukan baik itu kesekolah lain ataupun tenaga administrasi," ujarnya.
Hal yang mendasari penerapan peleburan, kata Jeffry, idealnya satu rombel itu siswanya 28, namun di sekolah yang ditutup, rombel itu ada 7 bahkan ada yang hanya terdapat 4 siswa.
Terkait bangunan sekolah yang ditutup akan dialihfungsikan ke pelayanan publik seperti PAUD ataupun nanti jika tidak dibutuhkan Dinas Pendidikan , nanti akan dipinjamkan ke instansi yang lebih membutuhkan sesuai regulasi. Nantinya sekolah yang ditunjuk sebagai induk akan segera dibenahi sarana prasarananya.
Berita Terkait
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
-
Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak
-
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca
-
Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional