- Polsek Medan Area menangkap R (22) di Medan Helvetia karena dugaan penipuan kerugian puluhan juta rupiah.
- Peristiwa terjadi 9 November 2025, ketika R membawa kabur uang dan becak mesin milik korban Mardiah.
- Pelaku ditangkap 24 Januari 2026 berkat informasi masyarakat setelah sempat buron selama dua bulan.
SuaraSumut.id - Polisi mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang merugikan warga hingga puluhan juta rupiah di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Seorang pemuda berinisial R (22), warga Kabupaten Deli Serdang, ditangkap pihak kepolisian setelah buron selama lebih dari dua bulan.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Medan Area sebagai tindak lanjut laporan korban bernama Mardiah (45), warga Kecamatan Medan Tembung. Korban melaporkan kehilangan uang tunai serta satu unit becak mesin yang digunakan untuk operasional usaha kecil menengah (UMKM).
Kronologi Kasus
Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Minggu, 9 November 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai.
Saat itu, korban mempercayakan R untuk mengambil uang hasil penjualan roti. Kepercayaan tersebut justru dimanfaatkan R untuk melakukan aksi kejahatan.
Pelaku sempat menemui saksi dan meminta bon hasil penjualan. Namun setelah menerima bon, R malah membawa kabur becak mesin milik UMKM Amirah Bakery dan tidak pernah kembali.
"Pelaku menghilang dan tidak bisa dihubungi. Hal ini menyebabkan korban mengalami kerugian yang cukup besar," katanya.
Kerugian yang dialami korban berupa uang tunai Rp10.282.000, satu unit becak mesin Honda Revo. Kasus ini dilaporkan melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/741/XI/2025/SPKT/Polsek Medan Area tertanggal 9 November 2025.
Penangkapan Pelaku Berkat Informasi Masyarakat
Setelah melakukan penyelidikan intensif, titik terang muncul pada Sabtu, 24 Januari 2026. Polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan pelaku di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia.
Petugas langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat ditangkap, R diketahui sedang berada di area penjualan buah-buahan.
Dalam pemeriksaan awal, R mengakui seluruh perbuatannya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda, satu unit handphone.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Polsek Medan Area untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.
Berita Terkait
-
WhatsApp Kena Spam? Ini Cara Blokir dan Laporkan Penipu Agar Akun Aman
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
-
Cha Eun-woo Rilis Permintaan Maaf Imbas Kasus Penggelapan Pajak Rp200 M
-
Kasus Penipuan Eks Karyawan Fuji Resmi Disidik, Diduga Tak Bekerja Sendiri?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Apa Itu KKPD yang Disalahgunakan Camat Medan Maimun untuk Judi Online?
-
Kenapa Enam SD di Tapanuli Utara Dilebur Jadi Tiga? Ini Penjelasan Dinas Pendidikan
-
Dampak Banjir terhadap Kesehatan Bayi dan Anak, Ancaman Serius yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
-
PPK Proyek Waterfront City Danau Toba Ditahan, Kerugian Negara Diduga Rp13 Miliar
-
Harta Kekayaan Kadis Koperasi Sumut yang Ditetapkan Jadi Tersangka