- Upaya penyelundupan 100 kilogram sabu-sabu di Peureulak Timur, Aceh Timur, berhasil digagalkan oleh tim gabungan pada Januari 2026.
- Penindakan berawal dari informasi dugaan masuknya narkoba melalui jalur laut, berujung penangkapan inisial MZ.
- Barang bukti ditemukan dalam lima goni kuning berisi total 100 bungkus sabu-sabu seberat satu kilogram per bungkus.
SuaraSumut.id - Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 100 kilogram di wilayah Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, digagalkan. Seorang pemuda berinisial MZ yang membawa barang terlarang itu turut diamankan.
Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi terkait dugaan masuknya sabu-sabu melalui jalur laut di wilayah Kabupaten Aceh Timur, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Kanwil DJBC Aceh, Bea Cukai Langsa, serta BNN, melakukan pemetaan titik rawan yang diduga menjadi jalur masuk sekaligus lokasi penimbunan narkoba.
"Kemudian, tim menerima informasi terkait gudang yang akan digunakan sebagai lokasi transaksi narkoba tersebut pada Sabtu, 24 Januari 2026 malam. Tim juga mengidentifikasi satu unit kendaraan diduga digunakan mengangkut sabu-sabu tersebut," katanya, melansir Antara, Kamis, 29 Januari 2026.
Tim gabungan akhirnya menemukan dan mengejar kendaraan diduga digunakan mengangkut narkoba tersebut. Tim dapat menghentikan kendaraan serta mengamankan pengemudi berinisial MZ.
"Dari hasil pemeriksaan kendaraan angkut, ditemukan lima goni kuning yang berisi masing-masing 20 bungkusan berisi metamfetamina atau sabu-sabu. Berat per bungkusnya mencapai satu kilogram atau total berat sebanyak 100 kilogram" ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Bier Budy Kismulyanto mengatakan penindakan penyelundupan tersebut merupakan sinergi yang kuat Bea Cukai bersama lembaga penegak hukum lainnya.
"Penindakan penyelundupan tersebut merupakan komitmen Bea Cukai dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami juga berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat terhadap ancaman bahaya narkoba," katanya.
Berita Terkait
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
Kasus Narkotika, Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba
-
Terima Setoran Bandar Narkoba, Dua Polisi Polres Toraja Utara Dipecat
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
Terkini
-
Mau Liburan Lebaran ke Luar Negeri, Transaksi Mudah Tanpa Ribet Tukar Uang
-
Pemerintah Beri Hunian Tetap untuk 104 KK di Aceh Utara dengan Interior Lengkap dan Masjid
-
365 Hunian Tetap Dibangun Kembali di Aceh, Warga: Kamarnya Luas!
-
Imigrasi Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu
-
Tips Belanja Hemat dengan Promo BRI, Jangan Sampai Ketinggalan