- Pengiriman ratusan kilogram sarang burung walet menuju Vietnam digagalkan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
- Penyegelan karantina sarang burung walet rusak dan terjadi perubahan jumlah serta jenis barang saat keberangkatan.
- Petugas sedang memeriksa saksi dan terduga pelaku atas temuan kerusakan segel dan perubahan spesifikasi barang tersebut.
SuaraSumut.id - Pengiriman ratusan kilogram sarang burung walet tujuan Vietnam di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, digagalkan.
Ketua Tim Penegakan Hukum BBKHIT Sumatera Utara, Andry Pandu Latansa, menjelaskan bahwa sarang burung walet tersebut sebelumnya telah melalui proses pemeriksaan karantina. Petugas bahkan telah menerbitkan sertifikat karantina dan melakukan penyegelan sebelum dikirim ke luar negeri.
"Namun, dalam perjalanan ke wilayah Bandara Kualanamu segel sarang burung walet itu telah rusak," katanya, melansir Antara, Jumat, 30 Januari 2026.
Pemeriksaan awal yang dilakukan petugas Selasa, 27 Januari 2026, sarang burung walet itu diketahui berubah menjadi 165,53 Kilogram dan jenisnya telah berubah yang sebelumnya terdata 327 Kilogram tujuan Vietnam.
Pengungkapan kasus itu bermula dari temuan petugas karantina atas tindakan membuka dan merusak segel karantina tanpa izin yang sebelumnya telah dipasang oleh petugas karantina.
Selain itu, petugas juga menemukan adanya perubahan jumlah dan jenis sarang burung walet dibandingkan dengan barang yang telah diperiksa dan disertifikasi.
Menurut Andry, saat ini seluruh saksi dan terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh tim penegakan hukum Karantina Sumatera Utara guna mendalami unsur kesengajaan atau mens rea dalam peristiwa tersebut.
"Apabila terbukti adanya unsur tindak pidana, maka seluruh pihak yang terlibat wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Berita Terkait
-
Singapura Impor Listrik 1,3 GW dari Konsorsium Malaysia-Vietnam, Sumber dari Angin dan Matahari
-
Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir
-
Naturalisasi Taisei Marukawa Selangkah Lagi Beres, Vietnam Mulai Ketar-ketir
-
Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia Masih Kalah dari Vietnam dan Malaysia
-
Airlangga Ungkap Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Cepat, Singgung RI Pernah Tolak Industri Elektronik
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC
-
Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit