- Penggantian KTP rusak memerlukan KTP lama dan KK terbaru, sedangkan KTP hilang wajib menyertakan surat kehilangan polisi.
- Cetak ulang KTP dapat diajukan di Kantor Dukcapil, kecamatan, atau Mall Pelayanan Publik dengan verifikasi data.
- Proses cetak ulang umumnya cepat tanpa rekam ulang data jika blangko tersedia, memungkinkan selesai dalam satu hari.
SuaraSumut.id - Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan dokumen identitas utama yang memiliki peran dalam hampir seluruh aspek administrasi warga negara. Mulai dari membuka rekening bank, melamar pekerjaan, mengurus BPJS Kesehatan, hingga pendaftaran sekolah dan layanan publik lainnya, semuanya membutuhkan KTP sebagai syarat utama.
Namun, tidak sedikit masyarakat yang menghadapi kendala karena KTP rusak atau hilang. Tulisan yang memudar, foto tak lagi jelas, chip rusak, atau kartu yang patah bisa membuat KTP tidak lagi valid digunakan. Begitu pula saat KTP hilang, berbagai aktivitas administratif otomatis terhambat.
Saat ini pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah menyediakan layanan cetak ulang KTP secara gratis, mudah, dan terintegrasi secara nasional. Berikut panduan lengkapnya.
Syarat Cetak Ulang KTP Hilang atau Rusak
Persyaratan penggantian KTP tergolong sederhana dan tidak memberatkan masyarakat.
1. Untuk KTP Rusak
- KTP lama yang rusak atau buram
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) terbaru
2. Untuk KTP Hilang
- Surat keterangan kehilangan dari kantor polisi
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) terbaru
Khusus KTP hilang, laporan kehilangan ke kantor polisi menjadi dokumen wajib sebagai bukti resmi. Sementara untuk KTP rusak, warga cukup menyerahkan kartu lama kepada petugas Dukcapil.
Cara Cetak Ulang KTP Hilang atau Rusak di Dukcapil
Pengurusan cetak ulang KTP dapat dilakukan di:
- Kantor Dukcapil kabupaten/kota
- Kantor kecamatan
- Mall Pelayanan Publik (MPP)
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Datang ke kantor Dukcapil/kecamatan/MPP sesuai domisili
- Bawa dokumen persyaratan lengkap
- Sampaikan tujuan penggantian KTP kepada petugas
- Isi formulir permohonan
- Petugas akan melakukan verifikasi data
- Proses pencetakan dilakukan tanpa perekaman ulang
- KTP lama ditarik dan dimusnahkan (jika rusak)
- Ambil KTP baru sesuai waktu yang ditentukan
- Keunggulan sistem Dukcapil saat ini adalah data kependudukan sudah tersimpan secara nasional, sehingga warga tidak wajib mengurus di daerah asal.
Berapa Lama Proses Cetak Ulang KTP?
Lama proses bergantung pada:
- Ketersediaan blangko KTP
- Kebijakan daerah masing-masing
- Jika blangko tersedia, KTP bisa selesai dalam satu hari kerja, bahkan di beberapa daerah sudah menerapkan one day service.
- Tidak diperlukan perekaman ulang sidik jari, foto, maupun tanda tangan selama tidak ada perubahan data.
Jangan tunda penggantian KTP Anda. Segera urus cetak ulang KTP hilang atau rusak secara resmi dan gratis di Dukcapil agar seluruh aktivitas administratif tetap lancar dan aman. Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat agar semakin banyak masyarakat terhindar dari kesalahan prosedur.
Berita Terkait
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos September 2026, Bisa Lewat HP
-
Apakah Bisa Ganti Foto KTP? Ini Ketentuan, Syarat, dan Caranya
-
Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol
-
Jika KTP Dipakai Orang Lain untuk Pinjol, Lapor ke Siapa?
-
Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mahasiswi USU Meninggal di Kamar Kos, Pihak Kampus Tindaklanjuti Dugaan Bullying
-
Temuan Tim Audit Eksternal Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Desak Ekshumasi-Penyidikan Diproses
-
BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi Strategis, Tukar Valas Jadi Lebih Mudah
-
Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut
-
Indosat 5G Bikin Aktivitas Digital di Medan Lancar