- Scoot memulai penerbangan harian perdana dari Singapura ke Bandara Kualanamu (KNO) pada Minggu, 1 Februari 2026.
- Penerbangan perdana yang menggunakan pesawat Airbus A320 tersebut mengangkut sebanyak 118 penumpang.
- Layanan baru ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas pariwisata dan bisnis Medan ke pasar internasional.
SuaraSumut.id - Maskapai Scoot melakukan penerbangan perdana dari Singapura ke Bandara Internasional Kualanamu (KNO), di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu, 1 Februari 2026. Penerbangan tersebut mengangkut 118 penumpang.
Suasana meriah menyelimuti Bandara Kualanamu saat PT Angkasa Pura Aviasi secara resmi menyambut penerbangan perdana Scoot. Pencapaian ini menjadi penambahan penting bagi jaringan internasional Kualanamu yang terus berkembang.
Pendaratan perdana penerbangan Scoot TR244 disambut dengan prosesi water cannon salute saat pesawat Airbus A320 bergerak menuju apron. Di area kedatangan, penumpang disambut dengan tarian tradisional Sumatera Utara.
Layanan penerbangan langsung harian ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan bisnis. Dengan meningkatnya frekuensi penerbangan, aksesibilitas Medan ke pasar jarak jauh seperti Asia Timur Laut dan Australia akan semakin luas melalui jaringan Singapore Airlines (SIA) Group.
Managing Director of PT Angkasa Pura Aviasi, Ravishankar Saravu, mengatakan diperkenalkannya layanan penerbangan Scoot merupakan bukti nyata tingginya permintaan pada rute Singapura–Medan.
"Kami telah melakukan pemetaan profil penumpang dan yakin bahwa layanan ini akan bermanfaat sebagai pilihan konektivitas tambahan bagi pelaku perjalanan bisnis, wisatawan, serta penumpang yang ingin mengunjungi keluarga dan kerabat di Medan maupun Singapura. Kami akan terus memberikan dukungan operasional terbaik kepada Scoot, sekaligus melaksanakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan potensi pariwisata Medan dan Sumatera Utara," katanya.
Plt President Director of PT Angkasa Pura Aviasi, Yosrizal Syamsuri, menambahkan bahwa layanan harian Scoot ini bukan sekadar penambahan rute penerbangan baru, melainkan menjadi katalis bagi ekosistem pariwisata Sumatera Utara.
"Inisiatif ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi strategis antara pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan pemerintah daerah. Kami optimistis langkah ini akan mempercepat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi unggulan seperti Danau Toba dan Bukit Lawang, sekaligus mendorong perekonomian regional secara lebih kuat," ujarnya.
Andrew Goh, Wakil Presiden Perencanaan Jaringan, Kemitraan Maskapai, dan Layanan Pelanggan Scoot, menyampaikan, pihaknya senang hati memperluas kehadiran Scoot di Indonesia melalui peluncuran layanan penerbangan ke Medan.
"Bagi masyarakat setempat, rute baru ini memberikan koneksi yang mudah dan terjangkau ke Singapura serta jaringan SIA Group lainnya," ungkapnya.
Mulai 1 Februari 2026, Scoot mengoperasikan rute setiap hari:
Rute Singapura (SIN) – Medan (KNO)
- Waktu Keberangkatan (SIN): 14.25 WIB
- Waktu Kedatangan (KNO): 15.50 WIB
Rute Medan (KNO) – Singapura (SIN)
- Waktu Keberangkatan (KNO): 16.35 WIB
- Waktu Kedatangan (SIN): 18.00 WIB
Berita Terkait
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Pria di Medan Ngaku Polisi, Rudapaksa dan Rampas HP Remaja Wanita
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas