- Menetapkan target bacaan Al-Qur'an yang realistis merupakan langkah penting untuk menjaga keberlanjutan aktivitas tilawah.
- Menjadwalkan waktu khusus untuk tilawah secara rutin membantu membentuk kebiasaan dan menghindari penurunan semangat.
- Memahami makna Al-Qur'an serta menciptakan lingkungan mendukung meningkatkan koneksi spiritual dan kualitas ibadah.
SuaraSumut.id - Ramadan merupakan momentum spiritual yang selalu dinantikan umat Islam. Bulan suci ini identik dengan peningkatan ibadah, termasuk memperbanyak tilawah Al-Qur'an. Bahkan, Al-Qur'an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 185.
Namun, tantangan terbesar bukanlah memulai, melainkan konsisten membaca Al-Qur'an selama Ramadan. Banyak yang semangat di awal, tetapi perlahan mulai berkurang di pertengahan bulan. Lalu, bagaimana agar tetap istiqamah hingga akhir Ramadan?
Berikut 8 cara efektif dan terbukti membantu Anda konsisten membaca Al-Qur'an selama Ramadan.
1. Tetapkan Target yang Realistis
Menentukan target sangat penting agar ibadah lebih terarah. Misalnya:
- 1 juz per hari (khatam 30 hari)
- 2 halaman setiap selesai shalat wajib
- 15–30 menit setelah Subuh dan sebelum tidur
Target yang realistis membantu membangun kebiasaan. Jangan memaksakan diri di luar kemampuan karena konsistensi lebih utama daripada kuantitas besar tapi tidak berkelanjutan.
2. Jadwalkan Waktu Khusus Tilawah
Waktu terbaik membaca Al-Qur'an selama Ramadan:
- Setelah sahur
- Seusai saalat Subuh
- Menjelang berbuka
- Setelah Tarawih
Dengan menjadikan tilawah sebagai bagian dari rutinitas harian, otak akan menganggapnya sebagai kebiasaan, bukan beban.
3. Gunakan Metode “Cicil Sedikit tapi Rutin”
Daripada membaca banyak sekaligus lalu berhenti beberapa hari, lebih baik membaca sedikit tetapi rutin setiap hari. Secara psikologis, kebiasaan kecil yang konsisten lebih mudah dipertahankan.
Contohnya: 2 halaman setiap selesai shalat - dalam sehari bisa 10 halaman tanpa terasa berat.
4. Manfaatkan Teknologi Digital
Jika mobilitas tinggi, gunakan aplikasi Al-Qur'an digital di smartphone. Banyak aplikasi menyediakan:
- Target khatam
- Pengingat harian
- Tafsir dan terjemahan
Teknologi dapat menjadi alat bantu untuk menjaga konsistensi, bukan pengalih fokus.
5. Bergabung dengan Grup Tadarus
Tadarus bersama keluarga atau komunitas meningkatkan motivasi. Adanya komitmen sosial membuat seseorang lebih bertanggung jawab terhadap targetnya. Lingkungan positif akan memperkuat kebiasaan baik.
6. Pahami Makna yang Dibaca
Membaca terjemahan atau tafsir akan membuat hati lebih terhubung. Ketika memahami makna ayat, membaca Al-Qur'an tidak lagi terasa sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan spiritual. Pemahaman mendalam meningkatkan keterikatan emosional, yang secara empiris memperkuat konsistensi perilaku ibadah.
7. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung
Siapkan tempat khusus yang nyaman untuk tilawah:
- Bersih
- Tenang
- Minim gangguan
- Pencahayaan cukup
Lingkungan yang kondusif membantu meningkatkan fokus dan kualitas bacaan.
8. Niatkan sebagai Investasi Akhirat
Motivasi internal adalah faktor terkuat dalam menjaga konsistensi. Niat yang benar karena Allah SWT akan melahirkan ketekunan. Ingat bahwa Ramadan hanya datang setahun sekali. Momentum ini tidak selalu bisa kita temui kembali di tahun berikutnya.
Berita Terkait
-
Manunggulo Berwajah Ramadan
-
5 Mobil Bekas Under Rp100 Jutaan Nyaman Nggak Bikin Mabuk Darat, Cocok buat Mudik!
-
Solidaritas Mokel Berjamaah, Mengapa Jadi Tren?
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
8 Cara Konsisten Baca Al-Qur'an Selama Ramadan
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Ekosistem Batang Toru dalam Sorotan: Revisi Tata Ruang, Dorongan KSN, dan Zona Merah