- Sebanyak 18 siswa Aceh Selatan dilarikan ke RS karena mual dan muntah setelah diduga konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Dinas Kesehatan mengategorikan kejadian di Kecamatan Pasie Raja ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pertama terkait dugaan keracunan.
- Dinkes mengambil sampel makanan dari dapur produksi SPPG yang belum bersertifikat higienis untuk uji laboratorium.
SuaraSumut.id - Sebanyak 18 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan, dilarikan ke rumah sakit dengan gejala muntah, mual hingga sakit perut. Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Selatan Faizah Abbas mengatakan kasus ini masuk kategori kejadian luar biasa (KLB).
"Kasus ini kami kategorikan sebagai kejadian luar biasa atau KLB. Ini yang pertama di Aceh Selatan terkait dugaan keracunan MBG," katanya melansir Antara, Minggu, 1 Maret 2026.
Para siswa dari jenjang PAUD hingga SMA di Kecamatan Pasie Raja, mengalami gejala setelah diduga mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis.
Dari total korban, 14 pelajar menjalani rawat inap dan lainnya menjalani rawat jalan. Gejala yang muncul seperti mual, muntah, dan sakit perut.
“Berdasarkan keterangan awal, gejala muncul tidak lama setelah siswa mengonsumsi mi, bakso, dan es kacang," ujar Faizah Abbas.
Secara medis, kata dia, belasan anak sekolah itu didiagnosis mengalami obs vomitur (observasi muntah hebat) serta urtikaria yakni reaksi alergi berupa bentol kemerahan dan gatal.
"Kombinasi gejala tersebut kerap mengarah pada dugaan keracunan makanan atau reaksi alergi akut. Kasus ini kami kategorikan sebagai kejadian luar biasa, ini yang pertama di Aceh Selatan terkait dugaan keracunan MBG," ungkapnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan melakukan inspeksi ke dapur produksi SPPG di Gampong Ujung Padang Asahan. Dari hasil peninjauan awal, fasilitas tersebut disebut belum mengantongi sertifikat layak higienis dan sanitasi (SLHS).
"Petugas telah mengambil sampel sisa makanan dan bahan produksi untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut," kata Faizah Abbas.
MBG dikonsumsi belasan anak sekolah tersebut berasal dari Yayasan Ruang Kito Basamo melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan.
Sementara itu, Kepala SPPG Ujung Padang Asahan Isfulriza Yanda menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua dan belasan anak sekolah tersebut.
"Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika ada kelalaian, tentu akan menjadi evaluasi serius. Namun kami tetap menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan," kata Isfulriza Yanda.
Berita Terkait
-
KPAI: Copot Kepala BGN Tak Cukup, MBG Harus Dievaluasi Total
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Listrik Medan Padam Berulang Pasca Blackout, LAPK Tuntut Kompensasi dan Transparansi
-
Pasutri di Medan Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Depan Rumah, Bermula dari Listrik Padam
-
Kapal Ikan Tenggelam di Perairan Asahan, 2 Nelayan Dilaporkan Hilang
-
Imigrasi Sumut Kawal Kedatangan 254 Pelari Mancanegara di Event Trail of The Kings 2026
-
8,4 Kg Sabu-Pod Getar Asal Sumut Gagal Terbang ke Kalimantan, 2 Orang Ditangkap