- Memisahkan peralatan makan berdasarkan jenisnya sejak awal membantu efisiensi saat mencuci dan menghemat pemakaian air.
- Merendam piring dalam air hangat yang mengandung sabun selama beberapa menit dapat melunakkan kotoran dan minyak membandel.
- Urutan mencuci yang dianjurkan adalah dari yang paling bersih (gelas) menuju yang paling kotor (wajan berminyak).
SuaraSumut.id - Setelah menikmati hidangan berbuka puasa, tantangan berikutnya sering kali adalah tumpukan piring kotor di dapur. Rasa kenyang dan lelah membuat aktivitas mencuci piring terasa berat. Padahal, jika ditunda, sisa makanan bisa mengering, menimbulkan bau, bahkan mengundang serangga.
Berikut tips praktis cuci piring usai buka puasa yang hemat waktu, hemat air, dan tetap menjaga kebersihan dapur. Metode ini bisa langsung Anda coba di rumah agar dapur tetap rapi selama bulan Ramadan.
1. Pisahkan dan Kelompokkan Piring Sejak Awal
Langkah pertama yang sering diabaikan adalah mengelompokkan peralatan makan:
- Gelas dan cangkir
- Piring dan mangkuk
- Sendok, garpu, pisau
- Wajan dan panci
Metode ini mengikuti prinsip efisiensi kerja dapur modern: mengurangi gerakan berulang dan meminimalkan pemborosan air.
Tips cepat: Buang sisa makanan ke tempat sampah sebelum diletakkan di bak cuci.
2. Rendam dengan Air Hangat dan Sabun
Merendam piring selama 5–10 menit dalam air hangat yang sudah diberi sabun akan:
- Melunakkan sisa nasi dan lauk
- Mengangkat minyak lebih cepat
- Mengurangi tenaga saat menggosok
Air hangat membantu memecah lemak sehingga proses mencuci jadi lebih cepat dibanding air dingin.
3. Gunakan Metode “Dari Paling Bersih ke Paling Kotor”
Agar air tidak cepat kotor, cuci dengan urutan berikut:
- Gelas
- Sendok dan garpu
- Piring
- Wajan dan panci berminyak
Strategi ini menghemat sabun dan air karena kotoran berat tidak langsung mencemari seluruh bak cuci.
4. Manfaatkan Waktu Sambil Menunggu Adzan Isya
Jika berbuka sebelum salat Maghrib, Anda bisa mencuci sebagian piring ringan seperti gelas dan sendok terlebih dahulu. Setelah makan utama selesai, sisa cucian jadi lebih sedikit. Pendekatan ini membagi beban kerja sehingga tidak terasa berat sekaligus.
5. Gunakan Rak Pengering dan Lap Kering Bersih
Berita Terkait
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Pencuri Bakar Etalase Minimarket, Modus Alihkan Perhatian Karyawan
-
Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo
-
1.948 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Medan
-
Asap Karhutla Selimuti 14 Kabupaten di Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
-
Kapan Puasa Ramadan 2027? Ini Perkiraan Tanggalnya