- Lidya Andriyani mengembangkan usaha agen Lion Parcel di Medan sejak 2024 dengan memanfaatkan peluang tingginya pengiriman produk fesyen.
- Strategi pemasaran door-to-door dan perluasan jaringan komunitas berhasil meningkatkan performa bisnis hingga memroses ribuan paket setiap harinya.
- Keberhasilan agen didukung oleh kemudahan operasional Lion Parcel, pendampingan komprehensif, serta pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Medan.
SuaraSumut.id - Industri logistik terus tumbuh seiring meningkatnya tren fesyen, baik produk lokal maupun global. Hal ini
didorong oleh banyaknya online seller, termasuk pelaku jasa titip (jastiper). Melihat peluang tersebut, Lidya Andriyani, mitra agen Lion Parcel di Medan, berhasil mengembangkan usahanya sejak bergabung pada 2024.
Berbekal pengalaman sebelumnya di industri logistik, ia kemudian memulai usahanya sendiri sebagai mitra agen hingga kini menjadi salah satu agen dengan performa terbaik di Medan dengan omzet mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per tahun.
“Saya melihat peluang dari banyaknya online seller fesyen di Medan, termasuk para pelaku jastip, sehingga semakin yakin untuk buka agen logistik. Saya pilih Lion Parcel karena proses pendaftarannya sederhana, skema profitnya jelas, dan alur operasionalnya mudah dipahami, sehingga memudahkan agen. Akses ke penerbangan Lion Group yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia juga jadi nilai tambah karena pengiriman lebih cepat dengan harga yang kompetitif," kata Lidya.
Di balik pertumbuhan pesat bisnisnya, Lidya dan tim secara konsisten membangun bisnis sejak awal, antara lain melalui pendekatan door-to-door yang secara aktif dilakukan untuk memperkenalkan layanannya kepada para pelaku usaha di Medan.
Ia juga memperluas jaringan melalui berbagai aktivitas di komunitas bisnis lokal. Upaya tersebut pun perlahan membuahkan hasil seiring dengan semakin luasnya jaringan serta meningkatnya kepercayaan pelanggan. Seiring tingginya aktivitas pengiriman dari online seller fesyen, agen Lion Parcel milik Lidya kini memroses hingga ribuan paket per hari, dengan dukungan tim operasional yang berjumlah sembilan orang.
Konsistensi layanan yang diberikan pun mendapat respons positif dari pelanggan, yang menilai pengiriman berjalan cepat, respons tim yang sigap, serta penanganan yang solutif dan membantu apabila ada kendala. Keberhasilan Lidya dalam mengembangkan agen Lion Parcel juga tidak terlepas dari dukungan tim Lion Parcel.
"Dari awal bergabung, saya dapat pendampingan yang komprehensif, mulai dari edukasi mengenai industri logistik dan cara mengembangkan bisnis. Tim Lion Parcel juga sigap memberikan bantuan ketika ada kendala operasional. Kalau saya beri masukan, Lion Parcel terbuka untuk kemajuan bersama," ujar Lidya.
Lidya mengungkapkan usahanya tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga membuka peluang.
“Sejak jadi mitra agen, saya bisa menjalin banyak relasi baru, terutama dengan para pelaku usaha. Namun, yang paling penting bagi saya adalah bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ke depannya, saya berharap usaha ini dapat terus berkembang sehingga dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” ungkapnya.
Chief Retail Officer Lion Parcel Febri Andika menyampaikan, sebagai salah satu kota dengan aktivitas pengiriman tinggi, Medan menjadi kota strategis perusahaan dalam memperluas layanan. Dalam hal ini, peran mitra agen menjadi ujung tombak dalam menghadirkan akses layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan para mitra agen melalui berbagai program edukasi dan apresiasi.
“Melalui berbagai program, kami berharap para mitra agen dapat terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan di wilayahnya masing-masing,” jelas Febri.
Seiring dengan tingginya kebutuhan pengiriman di Medan, pihaknya juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi mitra agen. Dengan modal terjangkau, mulai dari Rp10 juta, masyarakat dapat memiliki bisnis logistik yang berpotensi berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pengiriman.
Berita Terkait
-
Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Harapan Baru UMKM: Produk Lokal Masuk Marketplace, Omzet Dibidik Naik
-
7 Tips Memilih Sepeda Gunung Sesuai Medan di Indonesia agar Tidak Salah Beli
-
Ketika Warga Jakarta Memilih Jastip demi Menikmati PRJ Tanpa Harus Datang Langsung
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Pendaki Tewas Dianiaya di Pos Retribusi Gunung Sibayak, Polisi Amankan 9 Orang