- Nyak Sandang, tokoh penyumbang dana pembelian pesawat pertama RI, meninggal dunia di kediamannya di Aceh Jaya pada 7 April 2026.
- Almarhum dikenal sebagai sosok sederhana yang berjasa besar memberikan hartanya demi mendukung kedaulatan serta kemandirian transportasi udara Indonesia.
- Presiden Prabowo Subianto sempat memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Nyak Sandang di Istana Negara pada Agustus 2025.
SuaraSumut.id - Nyak Sandang, penyumbang pembelian pesawat pertama RI yaitu Seulawah R-001, meninggal dunia, hari ini, Selasa, 7 April 2026.
Ia mengembuskan napas terakhir pada siang hari di kediamannya, Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.
"Benar, beliau meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB di rumah. Sebelumnya tidak ada keluhan sakit,” kata Ataillah, cucu almarhum, melansir Aceh Info.
Menurut keluarga, kepergian Nyak Sandang begitu mendadak, mengingat aktivitas hari-hari terakhirnya masih berjalan seperti biasa.
Kepergian Nyak Sandang bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Aceh. Sosoknya selama ini dikenal luas sebagai pribadi sederhana yang menjadi simbol ketulusan dan pengabdian rakyat terhadap bangsa.
Seperti diketahui, Teungku Nyak Sandang bin Lamudin dikenal sebagai tokoh masyarakat Aceh yang memiliki peran bersejarah dalam mendukung kedaulatan Indonesia.
Nyak Sandang merupakan salah satu rakyat Aceh yang secara sukarela menyumbangkan hartanya untuk kepentingan negara pada masa awal kemerdekaan.
Meski memiliki jasa besar, Nyak Sandang tetap menjalani kehidupan sebagai masyarakat biasa tanpa menonjolkan diri. Nilai ketulusan, keikhlasan, dan nasionalisme yang ia tunjukkan menjadikannya figur teladan lintas generasi.
Presiden Prabowo Subianto pernah memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Nyak Sandang.
Pria asal Aceh itu merupakan salah satu penyumbang pembelian pesawat RI pertama, Seulawah RI-001.
Nyak Sandang menerima langsung tanda kehormatan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025). Nyak Sandang hadir menggunakan kursi roda dibantu keluarga.
Penghargaan diberikan karena Nyak Sandang dinilai berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan dan kemandirian transportasi udara nasional. Prabowo tampak duduk berlutut menyematkan tanda kehormatan kepada Nyak Sandang.
Berita Terkait
-
Pertamina EP Rantau Tajak 5 Sumur Baru dan Pulihkan Produksi Migas Pasca-Banjir Aceh Tamiang
-
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia
-
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Terus Dikebut, Listrik dan 11.143 BTS Pulih 100 Persen
-
Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia
-
Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Hujan Deras Picu Banjir di Binjai dan Langkat, Ribuan Warga Terdampak
-
Bareskrim Polri-Polrestabes Medan Gerebek THM, Vape Narkoba Disita
-
PLTU Sumut-1 Bisa Bebani Negara Rp4,8 Triliun, Energi Bersih Terbarukan Jadi Solusi?
-
Ruben Onsu Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah ke Polda Metro Jaya