- Bocah berinisial AGP ditemukan warga di Dairi dengan luka-luka akibat disiksa oleh bibinya berinisial RS.
- Polres Dairi menangkap pelaku RS dan mengamankan dua korban anak untuk mendapat perawatan medis di rumah sakit.
- Pelaku berinisial RS mengaku melakukan tindakan kekerasan terhadap kedua korban karena dipicu oleh tekanan faktor ekonomi.
SuaraSumut.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun yang ditemukan masyarakat dengan kondisi penuh luka, viral di media sosial.
Bocah berinisial AGP itu diduga menjadi korban kekerasan wanita yang dipanggil 'Mak Tua' atau bibi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut).
Dalam video tersebut, AGP tampak memberikan keterangan kepada warga yang menemukannya di Jalan Merdeka tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi.
Ia mengaku ayahnya sedang menjalani hukuman penjara karena kasus narkoba, sementara keberadaan ibunya tidak diketahuinya.
Dengan polos, AGP juga mengungkapkan bahwa dirinya diduga mengalami perlakuan kasar oleh wanita yang mengasuhnya tersebut.
“Bapakku di penjara narkoba, mamakku enggak tahu di mana. Aku disiksa di sini,” ujar AGP dalam video yang beredar.
Informasi yang beredar menyebutkan, wanita yang diduga melakukan kekerasan terhadap AGP sebelumnya disebut sebagai Mak Tua atau bibinya sendiri.
Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perhatian publik. Banyak warganet berharap kasus yang dialami bocah tersebut segera mendapat penanganan serta perlindungan dari pihak berwenang.
Personel Polres Dairi bersama dengan UPT Dinas PPA Kabupaten Dairi kemudian bergerak cepat menindaklanjuti video viral tersebut.
Baca Juga: Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, saat ini kondisi AGP sedang dalam penanganan tim medis di RSUD, sembari dipantau selama proses penyembuhannya.
"Saat ini AGP sudah menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang, dan kondisinya sudah mulai stabil," katanya ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan hasil pendekatan secara intens, AGP menceritakan bahwa wanita RS tersebut merupakan 'Mak tua' (bibi) dari AGP, dan diduga kerap mendapat tindakan kekerasan fisik.
"RS merupakan wanita yang paling ditakuti oleh AGP, sehingga si anak takut untuk melapor terkait apa yang sudah dialaminya, " ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan visum, terdapat luka pada bagian bibir, luka lebam pada bagian tangan kiri serta terdapat luka yang sudah bernanah, dan kaki kanan juga terdapat luka yang sudah bernanah.
Dari keterangan AGP pula, diketahui bahwa sang adik berinisial AP (6) juga mengalami luka - luka yang disebabkan oleh RS. Sehingga, terdapat 2 korban dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
-
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN
-
Lantik 188 Pejabat, Wagub Sumut Tekankan Kolaborasi dan Sinergi dalam Bekerja
-
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Terus Dikebut, Listrik dan 11.143 BTS Pulih 100 Persen
-
Profil Dadang Hartanto, Eks Kapolda Maluku dan Profesor Administrasi yang Kini Pimpin Polda Metro
-
Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi
-
2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026
-
Pengendara Motor di Simalungun Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Pengamat Nilai Putusan MK Terkait Ijazah Gibran Buka Peluang Pemakzulan: dan Pidana Murni...
-
Cara Menghilangkan Noda Kopi di Cangkir, Cukup Pakai Bahan di Rumah