- Seorang perampok bersenjata tajam beraksi di dalam angkot kawasan Medan Deli pada Selasa, 7 April 2026.
- Pelaku mengancam penumpang dan memaksa sopir melajukan kendaraan hingga memicu kepanikan serta aksi nekat melompat.
- Tiga korban mengalami kerugian ponsel dan cedera fisik, sementara polisi kini tengah menyelidiki keberadaan pelaku.
SuaraSumut.id - Peristiwa kriminal yang menegangkan terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Aksi perampokan di dalam angkutan kota (angkot) membuat penumpang panik hingga nekat melompat dari kendaraan yang masih melaju untuk menyelamatkan diri.
Peristiwa mencekam itu terjadi pada Selasa, 7 April 2026, di kawasan Jalan KL Yos Sudarso, Mabar, Medan Deli. Saat itu sebuah angkot Morina 81 dengan nomor polisi BK 1191 UC sedang membawa beberapa penumpang.
Menurut keterangan salah satu korban, Julia Pratiwi, kejadian bermula ketika ia menaiki angkot dari Simpang Kota Bangun. Di dalam angkot terdapat beberapa penumpang wanita dan pria.
"Total ada enam penumpang. Nggak berapa lama saya naik, satu laki-laki turun. Nggak berapa lama dia turun disitu pelaku beraksi," katanya kepada SuaraSumut.id, Kamis, 9 April 2026.
Situasi berubah drastis ketika pelaku yang berada di dalam angkot tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dari balik pinggangnya. Pelaku yang mengenakan topi putih mengancam sopir dan memaksanya melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi.
"Terus pelaku ngancam satu perempuan yang duduk di dekat pintu. Perempuan itu langsung memberikan Handphonenya sama pelaku," ujarnya.
Setelah berhasil merampas ponsel dari salah satu korban, pelaku kembali mengincar penumpang perempuan lainnya.
Namun, kali ini korban melakukan perlawanan dan berteriak, sehingga sempat terjadi pergumulan di dalam angkot.
"Di dekat pintu angkot. Terus ditolak pelaku. Jadi Handphone nya nggak jadi diambil," ungkapnya.
Ketakutan akan keselamatan membuat beberapa penumpang mengambil keputusan ekstrem. Seorang penumpang pria terlihat bersiap melompat dari angkot yang masih melaju.
Tak lama kemudian, Julia Pratiwi yang baru saja menyerahkan ponselnya juga ikut melompat dari kendaraan tersebut.
"Setelah handphone saya kasih, saya lompat bersamaan dengan bapak itu. Saat kami semua melompat angkot melaju kencang," bebernya.
Dalam peristiwa tersebut, tiga perempuan menjadi korban yakni Julia Pratiwi, Erika Vinesya Romauly, dan Novianti Forman Tampubolon. Dua di antaranya kehilangan 3 unit telepon genggam.
Sementara dua orang perempuan Erika dan Novianti mengalami luka-luka akibat aksi lompat dari angkot tersebut, demi menyelamatkan diri.
Akibat peristiwa tersebut, selain kehilangan ponsel, Julia juga mengalami luka serta keseleo di bagian kaki. Ia kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dengan nomor laporan LP/B/326/IV/2026/Spkt/Polsek Medan Labuhan.
Berita Terkait
-
Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya
-
Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!
-
PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC
-
Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit
-
2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita
-
BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta