- Gudang ekspedisi di Jalan Jati, Medan Timur, terbakar hebat pada Minggu, 12 April 2026 sejak siang hari.
- Sebelas armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang berlangsung selama lebih dari 12 jam.
- Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang mengakibatkan kerugian materiil besar meski tanpa ada korban jiwa.
SuaraSumut.id - Kebakaran melanda sebuah gudang ekspedisi di Medan. Insiden terjadi di Jalan Jati, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, pada Minggu, 12 April 2026.
Kebakaran ini memicu kepanikan warga karena kobaran api membumbung tinggi dan berlangsung hingga belasan jam.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena besarnya skala kebakaran dan lamanya proses pemadaman. Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku untuk menjinakkan api yang melahap bangunan gudang tersebut.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Kota Medan, Rusli Simbolon, menjelaskan bahwa laporan langsung diterima oleh petugas dari masyarakat.
“Sekitar pukul 12.30 WIB kami menerima laporan adanya kebakaran di Jalan Jati. Objek yang terbakar merupakan tempat usaha berupa gudang ekspedisi,” katanya, Senin, 13 April 2026.
11 Armada Pemadam Dikerahkan
Begitu menerima laporan, tim pemadam dari berbagai pos langsung bergerak menuju lokasi. Petugas dari Mako 0.0 hingga 6.0 tiba sekitar pukul 12.46 WIB.
Sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran atau yang dikenal dengan sebutan 'gajah merah' dikerahkan untuk memadamkan api.
Upaya pemadaman berlangsung sangat lama. Petugas harus bekerja hingga larut malam untuk memastikan api benar-benar padam.
Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah lebih dari 12 jam proses pemadaman.
“Api berhasil dilokalisir dan proses pemadaman serta pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 00.50 WIB,” ucapnya.
Dugaan Penyebab: Korsleting Listrik
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena bangunan gudang serta sejumlah barang ekspedisi hangus terbakar.
Saat ini pihak berwenang masih melakukan pendataan kerugian dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik,” tukasnya.
Berita Terkait
-
294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026
-
Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS
-
Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup
-
Karhutla Bakar 2.300 Hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan
-
Karhutla Kalimantan Bikin Malaysia Tercekik, 14 Wilayah Diselimuti Udara Tak Sehat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap
-
PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United
-
3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya
-
Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan
-
Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang