- Empat pria mengaku polisi menganiaya dan menodongkan pistol kepada Viky Ndruru di pangkas rambut Medan, 6 April 2026.
- Aksi kekerasan tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial hingga memicu perhatian masyarakat secara nasional.
- Polda Sumatera Utara memproses hukum dua oknum yang diduga terlibat setelah korban berencana melaporkan insiden ancaman tersebut.
SuaraSumut.id - Video yang menampilkan empat pria yang mengaku polisi menodongkan pistol dan menganiaya tukang pangkas di Medan, viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi pada 6 April 2026 dan terekam CCTV.
Video CCTV menyebar luas di media sosial, menampilkan aksi kekerasan di pangkas rambut tersebut, dan menjadi perhatian nasional karena pelaku mengaku polisi palsu.
Korban bernama Viky Ndruru sedang berboncengan motor di Jalan Bambu, Glugur Darat, saat dikejar tiga motor berisi empat pria yang mengaku oknum polisi.
Mereka lari ke tempat kerja di tukang pangkas KJR 99, Jalan Mustafa, Medan Timur, Senin dinihari sekitar pukul 02.06 WIB, tapi pelaku ikut masuk, ribut, dan salah satu menodongkan pistol sambil mengintimidasi.
Dilihat dari unggahan akun instagram Topikseru, tampak sejumlah pria yang mengaku anggota polisi tersebut meringsek masuk ke dalam lokasi pangkas.
Keributan pun pecah saat teman korban yang berada di dalam tempat pangkas ikut mengadang sejumlah pria yang mengaku anggota polisi tersebut.
"Pasca insiden, korban mengaku mengalami ketakutan dan merasa terancam. Ia berencana melaporkan peristiwa ini ke pihak berwenang, termasuk ke Polda Sumatera Utara, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," tulis pemilik akun.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, menjelaskan pihaknya telah menerima informasi kejadian tersebut.
Disinggung terkait 2 anggota telah dipatsus, Ferry tidak menampiknya.
"Kalau itu memang benar (dipatsus), kita periksa, kita proses sesuai dengan aturan berlaku," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
'Stop The Wedding' Lagu Siapa? Ini Penyanyinya dan Lirik Lengkapnya
-
Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan
-
Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam
-
Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer
-
Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama