- Dinas Kesehatan Aceh mencatat 281.984 anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap selama periode tahun 2021 hingga 2025.
- Rendahnya cakupan imunisasi menyebabkan tingginya ancaman penyakit campak bagi ribuan anak di seluruh wilayah Aceh.
- Dinkes Aceh mengupayakan peningkatan imunisasi melalui sosialisasi pemerintah daerah untuk mengatasi keraguan orang tua terhadap imunisasi.
SuaraSumut.id - Masih rendahnya imunisasi anak di Aceh menjadi sorotan serius. Data terbaru menunjukkan ratusan ribu anak belum mendapatkan imunisasi lengkap. Kondisi ini membuka peluang besar bagi penyebaran penyakit berbahaya seperti Campak.
Dinas Kesehatan Aceh mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir, tepatnya periode 2021 hingga 2025, terdapat 281.984 anak yang sama sekali belum menerima imunisasi lengkap.
"Sekitar 281 ribu anak di Aceh dalam lima tahun terakhir memang sama sekali tidak ada riwayat imunisasi dari bayi sampai dengan umur lima tahun," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Iman Murahman, melansir Antara, Minggu, 19 April 2026.
Tiga Daerah dengan Anak Tanpa Imunisasi Terbanyak
Terdapat beberapa wilayah dengan jumlah anak yang tidak menerima imunisasi paling tinggi, yaitu:
- Kabupaten Pidie: 34.182 anak
- Aceh Utara: 31.491 anak
- Kabupaten Bireuen: 30.302 anak
Anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi memiliki risiko tinggi tertular penyakit. Salah satu ancaman terbesar adalah campak.
Bahkan, setiap tahunnya di Aceh terdapat sekitar lima ribu kasus Rata-rata mereka adalah anak-anak yang termasuk dalam 281 ribu tersebut.
"Untuk tahun ini saja sudah 724 kasus sejak Januari sampai dengan Maret 2026, dan saya pikir tahun ini juga pasti angkanya ada berjumlah ribuan karena memang tadi anak-anak tadi kita belum dikejar untuk imunisasi," ujarnya.
Pihaknya bersama kabupaten/kota dalam beberapa bulan ini terus berusaha untuk melakukan imunisasi terhadap anak-anak yang masuk dalam 281 ribu tersebut.
"Sedikit demi sedikit, karena kita juga meminta ke petugas kesehatan untuk menyarankan dan kejar anak-anak yang ikut posyandu untuk imunisasi, sehingga mereka punya kekebalan terutama terhadap campak. Karena campak ini bisa dilakukan pada anak balita sampai anak sekolah," ucapnya.
Aceh Hampir Paling Rendah di Indonesia
Situasi menjadi semakin mengkhawatirkan ketika melihat data nasional. Pada periode Januari-Maret 2026, cakupan imunisasi lengkap bayi di Aceh hanya mencapai sekitar 1,9 persen, menjadikannya peringkat ke-37 dari 38 provinsi di Indonesia. Provinsi yang berada di bawah Aceh hanya Papua Pegunungan dengan angka sekitar 0,1 persen.
Berita Terkait
-
Bukan Tentang Mie Ayam, Tapi Tentang Alasan untuk Tetap Hidup
-
Tanpa Layar dan Tanpa Langganan, Google Fitbit Air Tantang Dominasi Whoop?
-
Viral Penonton Konser F4 Nekat Datang saat Idap Campak, Kemenkes sampai Turun Tangan
-
Sambut Piala Dunia 2026, Jangan Jadikan Ajang Judi di Aceh dan Tetap 'Santuy'
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Wanita Penjaga Warung di Siantar Tewas Dirampok
-
Benarkah Kabar Purbaya Bakal Dicopot dari Jabatan Menkeu Hari Ini?
-
Tampang 2 Pria Garang di Tembung yang Tendang Wanita Hamil Ditangkap Polisi
-
Dokter Ungkap Pentingnya Kacamata Hitam untuk Bantu Lindungi Mata dari Risiko Tumor
-
China Jadi Tujuan Ekspor Terbesar Sumatera Utara pada Januari-April 2026