- Tren kendaraan listrik di Indonesia meningkat karena efisiensi energi, mendorong masyarakat melirik mobil listrik bekas yang lebih terjangkau.
- Pasar Indonesia kini menyediakan berbagai pilihan mobil listrik bekas mulai harga Rp50 jutaan hingga Rp120 jutaan saat ini.
- Calon pembeli wajib memeriksa kondisi teknis secara menyeluruh untuk menghindari beban biaya perbaikan akibat keterbatasan suku cadang kendaraan.
SuaraSumut.id - Tren kendaraan listrik di Indonesia meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan efisiensi energi. Namun harga mobil listrik baru masih tergolong tinggi bagi sebagian orang.
Karena itu, mobil listrik bekas kini menjadi alternatif menarik bagi calon pengguna yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan dengan biaya lebih terjangkau.
Bahkan di pasar mobil bekas, beberapa EV (Electric Vehicle) sudah bisa ditemukan mulai dari kisaran Rp55 juta hingga Rp120 jutaan.
Angka ini tentu menggiurkan bagi mereka yang ingin mencoba teknologi kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan dana ratusan juta rupiah.
Namun di balik harga murah tersebut, ada sejumlah hal penting yang wajib diperiksa. Tanpa pengecekan menyeluruh, mobil listrik bekas bisa berubah menjadi beban biaya baru.
Rekomendasi Mobil Listrik Bekas Murah
Berikut beberapa mobil listrik bekas yang cukup sering ditemukan di pasar Indonesia.
1. Renault Twizy (2015–2017)
Mobil listrik dua kursi dengan desain futuristik ini cukup unik. Harga bekasnya sekitar Rp60-80 juta. Keunggulannya desain sangat berbeda, cocok untuk mobilitas jarak pendek. Namun kekurangan dari mobil ini adalah ditur sangat minimal, baterai kecil.
2. Seres E1
Mobil listrik kompak ini menjadi pesaing serius mobil listrik perkotaan. harga bekasnya berkisar Rp95–120 juta. Keunggulannya jarak tempuh 180–220 km, desain modern, fitur hiburan cukup lengkap. Kekurangannya jaringan servis belum sebanyak kompetitor.
3. Mitsubishi iMiEV (2012–2014)
Mobil listrik mungil ini sangat cocok untuk penggunaan di kota. Harga bekasnya mulai sekitar Rp55 juta. Keunggulannya dimensi kecil dan mudah parkir, radius putar sangat kecil, konsumsi energi sangat efisien.
Namun Anda perlu mengecek kondisi baterai karena rara-rata usia pakainya sudah lama. Selain itu, astikan kamu memiliki akses ke teknisi spesialis EV lantaran spare part i-MiEV kini terbatas.
Berita Terkait
-
Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok
-
Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik
-
Bukan Cuma Buat Joget, 'Otak' TikTok Kini Jadi Asisten Pribadi di Crossover Mobil Listrik
-
Belum Pernah Untung Sejak Berdiri, VinFast Jual Pabrik di Vietnam
-
Induk TikTok Mulai Garap Otak Mobil Listrik Lewat Kolaborasi dengan Seres Group
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Wanita Penjaga Warung di Siantar Tewas Dirampok
-
Benarkah Kabar Purbaya Bakal Dicopot dari Jabatan Menkeu Hari Ini?
-
Tampang 2 Pria Garang di Tembung yang Tendang Wanita Hamil Ditangkap Polisi
-
Dokter Ungkap Pentingnya Kacamata Hitam untuk Bantu Lindungi Mata dari Risiko Tumor
-
China Jadi Tujuan Ekspor Terbesar Sumatera Utara pada Januari-April 2026