Suhardiman
Selasa, 28 April 2026 | 16:11 WIB
Tangkapan layar lurah di Tapteng marah-marah di kantor Camat Barus. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Lurah Padang Masiang berinisial HH dibawa ke Polres Tapteng setelah terlibat keributan dengan warga dan Ketua DPRD.
  • Warga menuntut pemeriksaan tes urine terhadap HH di Polres Tapteng karena perilakunya dinilai menunjukkan sikap yang arogan.
  • HH jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit saat proses tes urine tidak dapat dilakukan akibat kendala fisik.

SuaraSumut.id - Lurah Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), berinisial HH dibawa ke kantor polisi usai terlibat keributan di kantor camat dengan Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, serta sejumlah warga.

Sesampainya di Polres Tapteng, warga mendesak agar HH dilakukan tes urine. Namun, saat hendak menjalani tes urine, ia mendadak pingsan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Awalnya ribut-ribut, sehingga yang bersangkutan dibawa ke Polres Tapteng," kata Kapolres Tapteng, AKBP Alan Haikel saat dikonfirmasi SuaraSumut.id, Senin (27/4/2026).

Lantaran sikap HH yang dinilai arogan, kata Alan, warga kemudian meminta dilakukan tes urine terhadap HH.

"Masyarakat menuntut untuk mengecek urine HH saat diamankan di Polres Tapteng," imbuhnya.

Namun, saat proses pemeriksaan hendak dilakukan, HH disebut tidak mampu mengeluarkan urine. Kondisinya mendadak menurun hingga jatuh sakit, sehingga petugas terpaksa membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat akan dicek urine, yang bersangkutan tidak bisa buang air kecil, lalu jatuh sakit dan dibawa ke rumah sakit," katanya.

Kontributor : M. Aribowo

Load More