Suhardiman
Rabu, 29 April 2026 | 11:46 WIB
Sejumlah pelajar menjalani perawatan di rumah sakit diduga akibat keracunan makanan. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Belasan siswa SD Swasta Terpadu As Syifa di Deli Serdang mengalami keracunan makanan pada Selasa, 28 April 2026.
  • Dugaan sementara keracunan disebabkan oleh kualitas ayam tidak segar pada menu makanan yang disalurkan oleh pihak SPPG.
  • Badan Gizi Nasional Sumut menutup operasional SPPG tersebut dan memastikan seluruh siswa terdampak telah menerima perawatan medis.

SuaraSumut.id - Insiden mengejutkan terjadi di SD Swasta Terpadu As Syifa di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Selasa, 28 April 2026.

Belasan siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan bergizi yang disajikan di sekolah. Para siswa mengalami mual dan muntah, sehingga dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumut, Agung Kurniawan menjelaskan, kejadian itu bermula saat siswa menerima menu makanan bergizi yang disalurkan dari SPPG Pagar Merbau Tanjung Garbus 2.

Menu yang disajikan berupa dari nasi, ayam bakar, pisang, tahu tempe, tahu crispy, timun, dan selada.

Namun, tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, belasan siswa merasakan mual disertai muntah. Dugaan sementara, penyebab keracunan berasal dari kualitas ayam yang kurang baik.

"(Diduga penyebab) ayam yang digunakan kurang fresh," kata Agung saat dikonfirmasi SuaraSumut.id, Rabu, 29 April 2026.

Namun demikian, Agung belum dapat memastikan kondisi ayam secara rinci. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui secara pasti bakteri penyebab insiden tersebut.

Ia menegaskan seluruh siswa yang terdampak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan dan pihaknya bertanggung jawab penuh atas proses pengobatan.

"Kemarin, ada 4 orang yang sudah pulang dan 8 yang harus rawat inap," ungkap Agung.

Kondisi terkini, kata Agung, delapan anak yang menjalani perawatan sudah membaik.

"Hari ini (8 anak yang dirawat) sudah pulang," ucapnya.

Terkait dengan SPPG yang menyajikan menu tersebut, BGN Sumut telah mengambil tindakan tegas, agar kejadian memilukan itu tidak terulang.

"SPPG-nya sudah ditutup," tukasnya.

Kontributor : M. Aribowo

Load More