- Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut mengunjungi Pemerintah Kota Tebing Tinggi pada 29 April 2026 untuk membahas pembentukan kantor imigrasi.
- Rencana pembentukan kantor baru bertujuan meningkatkan efisiensi layanan paspor serta memperkuat pengawasan terhadap keberadaan orang asing di daerah tersebut.
- Pemerintah Kota Tebing Tinggi mendukung penuh inisiatif transformasi Unit Layanan Paspor guna mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat lokal.
SuaraSumut.id - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Walikota Tebing Tinggi, Rabu, 29 April 2026.
Kehadiran rombongan pejabat struktural dan fungsional Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik.
Diskusi utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada penguatan tugas dan fungsi keimigrasian, dengan agenda besar berupa rencana pembentukan Kantor Imigrasi baru di Kota Tebing Tinggi. Langkah ini merupakan respons progresif atas meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan dinamika pengawasan wilayah di area tersebut.
Selama ini, pelayanan keimigrasian di wilayah tersebut dilayani melalui Unit Layanan Paspor (ULP) Tebing Tinggi yang berada di bawah naungan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematang Siantar. Transformasi ULP menjadi kantor imigrasi dinilai sudah mendesak guna memberikan otonomi layanan yang lebih luas dan efisien bagi warga lokal maupun sekitarnya.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi menyambut baik inisiatif tersebut sebagai upaya nyata mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. Selain mempermudah pengurusan dokumen perjalanan, keberadaan Kanim baru diharapkan mampu mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Tebing Tinggi secara lebih intensif.
Kunjungan ini turut didampingi oleh Kabag Umum dan Tata Usaha Gelora Adil Ginting dan Kabid Doklanintaltuskim Arauna Giovanni. Sinergi antara pusat dan daerah ini menjadi pondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang melayani serta menjaga kedaulatan negara melalui penguatan infrastruktur keimigrasian di Sumatera Utara.
Berita Terkait
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun