- Banyak barang di kamar mandi seperti sikat gigi, kosmetik, hingga obat-obatan perlu rutin dibuang untuk menjaga kebersihan.
- Penyimpanan barang kedaluwarsa atau usang di area lembap berisiko menjadi sarang bakteri, jamur, serta menurunkan efektivitas produk.
- Pengguna disarankan memeriksa kelayakan barang secara berkala guna mencegah masalah kesehatan dan menciptakan ruang kamar mandi nyaman.
SuaraSumut.id - Kamar mandi sering menjadi tempat penyimpanan, mulai dari kosmetik, obat-obatan, hingga perlengkapan kebersihan.
Namun tanpa disadari, banyak barang yang sebenarnya sudah tidak layak pakai tetap disimpan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Selain membuat kamar mandi terlihat berantakan, beberapa barang lama dapat menjadi sarang bakteri, jamur, hingga menurunkan efektivitas produk yang digunakan sehari-hari.
Jika Anda ingin menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga, berikut beberapa barang yang harus segera dibuang dari kamar mandi:
1. Sikat Gigi yang Sudah Usang
Sikat gigi merupakan salah satu benda yang paling sering digunakan, tetapi juga paling sering terlupakan untuk diganti. Banyak orang baru mengganti sikat gigi ketika bentuknya sudah benar-benar rusak.
Padahal, para ahli kesehatan gigi merekomendasikan penggantian sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan. Bulu sikat yang mulai mekar dan aus tidak lagi efektif membersihkan plak serta sisa makanan di sela-sela gigi.
Tanda sikat gigi harus dibuang:
- Bulu sikat mulai melebar atau bengkok.
- Warna bulu sikat memudar.
- Pernah digunakan saat sakit flu atau infeksi mulut.
- Sudah digunakan lebih dari empat bulan.
2. Kosmetik dan Skincare Kedaluwarsa
Maskara, foundation, serum, dan berbagai produk kecantikan memiliki masa pakai tertentu setelah dibuka. Lingkungan kamar mandi yang lembap dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur pada produk tersebut.
Menggunakan kosmetik yang sudah berubah warna, bau, atau teksturnya berisiko memicu iritasi kulit, jerawat, bahkan infeksi mata. FDA juga menjelaskan bahwa produk kosmetik dapat mengalami penurunan kualitas seiring waktu akibat paparan udara, kelembapan, dan kontaminasi saat penggunaan.
Berita Terkait
-
Ketika Tubuhmu Sehat tapi Hidupmu Tetap Terasa Kosong
-
Kemenkes Akan Loloskan Aturan Standardisasi Kemasan, Pedagang Kaki Lima Terbebani dan Tegas Menolak
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Relawan MBG Tewas Kecelakaan di Dairi, Tabrak Tiang Lampu Jalan
-
8.182 SPPG Sempat Di-suspend BGN, Berikut Rinciannya
-
Jam Rawan Lapar Datang? Saatnya Berburu Promo Cemilan Ceban Alfamart
-
Manfaatkan Promo Spesial Gajian Indomaret, Ada Diskon hingga 50 Persen
-
Cek Sekarang! 6 Barang Ini Harus Segera Dibuang dari Kamar Mandi