- Banyak barang di kamar mandi seperti sikat gigi, kosmetik, hingga obat-obatan perlu rutin dibuang untuk menjaga kebersihan.
- Penyimpanan barang kedaluwarsa atau usang di area lembap berisiko menjadi sarang bakteri, jamur, serta menurunkan efektivitas produk.
- Pengguna disarankan memeriksa kelayakan barang secara berkala guna mencegah masalah kesehatan dan menciptakan ruang kamar mandi nyaman.
3. Obat-Obatan Kedaluwarsa
Banyak orang menyimpan obat di lemari kamar mandi karena dianggap praktis. Padahal, suhu dan kelembapan tinggi dapat mempercepat penurunan kualitas obat.
Obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa berpotensi kehilangan efektivitasnya dan dalam beberapa kasus dapat menimbulkan risiko kesehatan. FDA menyarankan masyarakat untuk rutin memeriksa tanggal kedaluwarsa dan membuang obat yang sudah tidak layak digunakan.
4. Spons Mandi dan Loofah Lama
Spons mandi yang terus-menerus terkena air dan sabun menjadi lingkungan ideal bagi bakteri dan jamur. Jika warnanya mulai berubah, berbau tidak sedap, atau terasa rapuh, saatnya menggantinya.
Produk ini sering terlihat bersih dari luar, tetapi dapat menyimpan banyak mikroorganisme di dalam seratnya.
5. Handuk yang Sudah Kusam dan Berbau
Handuk yang digunakan setiap hari menyerap kelembapan, sel kulit mati, dan kotoran. Jika sudah sulit dibersihkan, berbau apek, atau seratnya mulai rusak, pertimbangkan untuk menggantinya.
Handuk yang terlalu lama digunakan juga dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama jika sering dibiarkan lembap setelah dipakai.
6. Produk Sampel yang Tidak Pernah Digunakan
Banyak kamar mandi dipenuhi sampel hotel, mini skincare, atau produk promosi yang tidak pernah tersentuh. Selain memenuhi ruang penyimpanan, sebagian besar produk tersebut akhirnya kedaluwarsa sebelum sempat digunakan.
Jika sudah lebih dari satu tahun tersimpan tanpa rencana penggunaan, lebih baik dibuang atau diberikan kepada orang lain selama masih layak pakai.
Jangan menunggu hingga kamar mandi penuh sesak atau produk menimbulkan masalah kesehatan.
Kamar mandi yang bersih bukan hanya membuat rumah terasa lebih nyaman, tetapi juga membantu menjaga kesehatan sehari-hari.
Berita Terkait
-
5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit
-
Geger Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Dialihkan ke Koperasi, Ini Respons Tegas DPR
-
Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini
-
Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla
-
Anak Sulit Fokus Belajar Jangan Langsung Dicap Malas, Studi Terbaru Sarankan Periksa Mata dan Jiwa
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap
-
Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka
-
Jadwal SIM Keliling Medan 26 Oktober-1 November 2026, Ini 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati
-
Tikus Masuk ke Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya