Suhardiman
Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB
Personel gabungan amankan piala AFF U-19 di Sumut. [dok Polda Sumut]
Baca 10 detik
  • Polda Sumatera Utara mengerahkan 2.081 personel gabungan untuk mengamankan turnamen Piala AFF U-19 pada 1-13 Juni 2026 mendatang.
  • Pengamanan mencakup seluruh lokasi pertandingan, area pendukung, hingga fasilitas umum di wilayah Deli Serdang dan Kota Medan.
  • Petugas menerapkan sistem pengamanan berlapis serta rekayasa lalu lintas demi menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kejuaraan internasional tersebut.

SuaraSumut.id - Sebanyak 2.081 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Piala AFF U-19 2026 . Turnamen yang berlangsung di Sumatera Utara (Sumut), Deli Serdang, itu dijadwalkan berlangsung pada 1-13 Juni 2026.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, para personel yang dikerahkan terdiri dari 1.320 personel Polri dan 761 personel unsur instansi terkait.

"2.081 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 1.320 personel Polri dan 761 personel unsur instansi terkait yang meliputi TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta petugas pengamanan internal (steward)," kata Ferry, kemarin.

Ferry mengatakan pengamanan dilakukan untuk menjamin keamanan seluruh peserta, official, hingga masyarakat yang terlibat dalam kegiatan.

"Kami ingin memastikan event internasional ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses sehingga mampu memberikan citra positif bagi Sumatera Utara di mata nasional maupun internasional," ujar Ferry.

Menurut Ferry, pengamanan tidak hanya difokuskan pada stadion tempat pertandingan berlangsung, tetapi juga mencakup seluruh lokasi pendukung yang menjadi bagian dari kegiatan kejuaraan.

Sejumlah objek yang menjadi prioritas pengamanan antara lain Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan Medan.

Kemudian, Stadion Madya Atletik, Stadion Mini Pancing, Stadion Kebun Bunga, Lapangan Cadika, serta sejumlah hotel tempat menginap peserta dan official.

Selain itu, pengamanan juga mencakup seluruh rangkaian kegiatan seperti pertandingan sepak bola, sesi latihan, konferensi pers, ASEAN Football Festival, hingga seremoni pembukaan dan penutupan.

"Pola pengamanan dilakukan dengan sistem berlapis melalui pembagian zona pengamanan yang terdiri dari Ring 1, Ring 2, dan Ring 3," ucapnya.

Di mana ring 1 meliputi area dalam stadion dan lapangan pertandingan, ring 2 mencakup area gerbang masuk dan selasar stadion. Sementara ring 3 berada di area luar stadion, kantong parkir, serta akses jalan menuju venue pertandingan.

"Setiap penonton yang memasuki stadion akan melalui pemeriksaan ketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, laser, maupun atribut yang berpotensi memicu gangguan keamanan," jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama turnamen berlangsung, personel gabungan juga akan melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, sterilisasi jalur utama menuju stadion, serta penataan kantong parkir guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

"Kami juga telah menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Kesehatan, Command Center yang terintegrasi dengan CCTV, hingga rute evakuasi dan skenario kontinjensi apabila terjadi situasi darurat. Semua langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan aman," kata Ferry.

Load More