Suhardiman
Minggu, 19 Juli 2026 | 11:54 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, meninjau langsung pelaksanaan Pasporia yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia di kawasan Car Free Night Kesawan. [ist]
Baca 10 detik
  • Kantor Imigrasi Polonia mengadakan layanan Pasporia di Car Free Night, Kota Medan, pada Sabtu malam, 18 Juli 2026.
  • Sebanyak 24 pemohon memanfaatkan layanan tersebut untuk memproses paspor secara langsung di luar jam kerja kantor resmi.
  • Inovasi jemput bola ini bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian yang lebih fleksibel, inklusif, dan berkualitas tinggi.

SuaraSumut.id - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, meninjau langsung pelaksanaan Pasporia yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia di kawasan Car Free Night Kesawan, Kota Medan, Sabtu malam, 18 Juli 2026.

Didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Ridha Sah Putra, Parlindungan memastikan layanan berjalan optimal sekaligus menyapa masyarakat yang memanfaatkan pelayanan paspor pada malam akhir pekan.

Berbeda dari biasanya yang hadir pada kegiatan Car Free Day setiap Minggu pagi, Pasporia kali ini hadir di Car Free Night melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme terlihat dari tingginya jumlah pemohon paspor yang mencapai 24 orang, serta beberapa warga yang memadati booth Imigrasi Polonia untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi seputar layanan keimigrasian.

Pasporia (Pelayanan Paspor Minggu Ceria) merupakan implementasi nyata kampanye “Imigrasi untuk Rakyat” melalui layanan jemput bola yang menghadirkan pelayanan paspor di ruang publik.

Program ini dirancang agar masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih mudah, fleksibel, ramah, dan nyaman, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

Kehadiran Pasporia juga mencerminkan transformasi pelayanan publik yang semakin inklusif, modern, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami siap mengedepankan prinsip Imigrasi untuk Rakyat dengan mendekatkan diri pada masyarakat," kata Parlindungan.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, guna menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses dan berkualitas.

Load More