- Dua residivis mencuri laptop dengan menyamar menjadi pemulung di sebuah toko kawasan Medan pada 29 Mei 2026.
- Polisi menangkap para pelaku di Medan Tembung pada 1 Juni 2026 setelah aksi mereka viral di media sosial.
- Petugas menembak salah satu pelaku karena mencoba melarikan diri saat proses penangkapan berlangsung di lokasi tersebut.
SuaraSumut.id - Aksi pencurian laptop di Medan, Sumatera Utara, yang sempat menghebohkan media sosial akhirnya terungkap.
Dua pelaku diketahui merupakan residivis diamankan polisi. Satu di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melarikan diri saat penangkapan.
Pelaku yang dihadiahi timah panas polisi yakni Savendro Hutagaol (29), warga Jalan Betet, Kecamatan Medan Tembung.
Sementara rekannya, Jefri Ronaldo Nainggolan (31), warga Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai, digelandang ke Mapolsek Medan Kota untuk menjalani pemeriksaan.
"(Tersangka Savendro) terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur karena melawan dan berusaha kabur ketika ditangkap," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, Selasa, 2 Juni 2026.
Kasus ini bermula pada Jumat (29/5/2026). Saat itu korban Andro Yogi Yolish (38), warga Jalan Garu III, Kecamatan Medan Amplas, kehilangan laptop yang diletakkannya di atas meja toko di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Kota.
Setelah menyadari barang miliknya hilang usai menunaikan salat Jumat, korban memeriksa rekaman CCTV dan menemukan aksi pencurian tersebut terekam jelas.
"Dari rekaman CCTV, korban melihat seorang laki-laki yang merupakan pemulung mengambil laptop merek Lenovo think pad X250 Core i5 Ram 8 GB dari atas meja," ujarnya.
Usai berhasil menggasak laptop korban, Poltak melanjutkan, pelaku lalu kabur meninggalkan lokasi.
"Kemudian pergi meninggalkan toko bersama temannya dengan mengendarai becak," kata Iptu Poltak Tambunan.
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku berpura-pura menjadi pemulung untuk mengelabui warga sekitar.
Rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial kemudian membuat kasus tersebut viral dan menjadi perhatian publik.
Berbekal laporan korban serta hasil penyelidikan, polisi akhirnya melacak keberadaan kedua tersangka di kawasan Jalan Padang, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Keduanya ditangkap pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat proses penangkapan berlangsung, salah satu pelaku Savendro berusaha kabur sehingga petugas mengambil tindakan tegas.
Usai dilumpuhkan, Savendro langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan.
Berita Terkait
-
Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!
-
PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!
-
Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap
-
Kapolri dan Menkomdigi Bahas Kejahatan Digital, dari Judi Online hingga Pencurian Data
-
Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional