- Dandim 0209/Labuhanbatu meminta maaf atas dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pengeroyokan yang menyebabkan kematian warga Labuhanbatu Utara.
- Pihak kepolisian saat ini sedang memeriksa oknum TNI tersebut untuk memastikan keterlibatannya dalam insiden kematian Luis David Hutabarat.
- Dandim berkoordinasi dengan PT Agrinas Palma Nusantara untuk memberikan bantuan tanggung jawab kepada keluarga korban demi menjaga kondusivitas.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Walaupun yang bersangkutan bukan anggota yang bertugas di wilayah Medan, tetapi sebagai keluarga besar TNI AD kami tetap menyampaikan permohonan maaf dan turut berduka cita," ucapnya.
Hanung menambahkan, pihaknya akan terus berupaya menjembatani komunikasi antara PT Agrinas Palma Nusantara dan keluarga korban guna mencari solusi terbaik serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
"Kita ingin semua tetap kondusif dan damai. Karena itu kami berupaya mempertemukan pihak perusahaan dengan keluarga korban agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kantor PT Agrinas Palma Nusantara Regional I Sumatera Utara yang berada di Dusun Tapian Nauli, Desa Sukaramai, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), dibakar massa, Selasa (16/6/2026) malam.
Sedikitnya 10 bangunan yang terdiri dari kantor perusahaan dan rumah dinas karyawan dilaporkan ludes dilalap api. Sejumlah kendaraan milik perusahaan juga ikut menjadi sasaran pembakaran massa.
Aksi amuk massa berujung pembakaran tersebut diduga berkaitan dengan kematian seorang warga sipil yang memicu kemarahan masyarakat setempat.
Korban diketahui bernama Luis David Hutabarat (33), warga Desa Sukaramai, Kecamatan Kualuh Hulu, yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) malam.
Korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok orang di area perkebunan tersebut, yang melibatkan seorang anggota TNI aktif.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Dijaga LPSK! Andrie Yunus Belum Bisa Muncul ke Publik
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Dandim Minta Maaf Atas Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Labura, Tegaskan Proses Hukum Berjalan
-
Amuk Warga Labura, Kantor Agrinas Palma Dibakar Massa, Buntut Warga Tewas Dianiaya
-
Ratusan Kios di Pasar Parluasan Pematangsiantar Terbakar, Api Muncul dari Area Ini
-
Cuaca Ekstrem Terjang Sumut, 13 Rumah Rusak di Deli Serdang dan Gunungsitoli
-
USU Buka Pendaftaran Pascasarjana, Cek Jadwal dan Syarat S2-S3