- Polisi menetapkan tiga tersangka berinisial BD, KMH, dan IFK atas penganiayaan yang menewaskan Luis David Hutabarat di Labuhanbatu.
- Korban meninggal dunia akibat lemas karena tekanan di leher saat terjadi keributan di area perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara.
- Pihak kepolisian dan Subdenpom Rantauprapat tengah memproses hukum para tersangka atas tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama.
SuaraSumut.id - Polisi menangkap tiga orang terkait kasus meninggalnya Luis David Hutabarat di Kabupaten Labuhanbaru Utara, Sumatera Utara. Ketiganya berinisial BD, KMH, dan IFK ditetapkan menjadi tersangka.
Luis diketahui meninggal di area perkebunan sawit PT Agrinas Palma Nusantara (APN) di Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu.
Penemuan jasad Luis sempat memancing kemarahan warga yang berujung dibakarnya rumah dan kantor di kompleks perkebunan sawit tersebut.
"BD terkait dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Kemudian KMH dan IFK terkait dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, kemairn.
Wahyu mengatakan, saat itu korban bersama rekannya baru pulang dari kebun dan melintas di lokasi. Di situ korban dan rekannya berpapasan dengan sejumlah orang yang berusaha menghentikan mereka, hingga terjadi keributan yang berujung pada aksi kekerasan.
Menurut keterangan saksi, Luis sempat terlibat insiden dengan BD hingga terjadi benturan kendaraan. Setelah itu, korban diduga mengalami tindakan penganiayaan yang membuatnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.
"Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal dunia akibat mati lemas karena adanya penekanan pada bagian leher yang menghambat masuknya oksigen ke jaringan paru-paru," ujarnya.
Selain menewaskan Luis, peristiwa itu juga membuat dua korban lainnya yaitu Doni Romadan dan Sutomi juga mengalami luka akibat kejadian tersebut.
"Doni mengalami luka bengkak dan lecet di beberapa bagian tubuh. Sementara Sutomi mengalami luka robek, luka bengkak, dan sejumlah luka lecet," ungkapnya.
Baca Juga: Warga Pendukung MBG Demo di Depan Kantor Gubsu, Sindir Mahasiswa UGM-UI
Para tersangka dijerat Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta Pasal 262 ayat (2) KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama.
Sementara itu, BDL yang merupakan anggota aktif TNI AD telah diserahkan penanganannya kepada Subdenpom Rantauprapat sesuai dengan kewenangan hukum yang berlaku.
Tersangka BD Sudah Purnawirawan TNI
Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji menjelaskan bahwa tersangka BD merupakan purnawirawan TNI AD yang telah resmi memasuki masa pensiun sejak 1 April 2026.
Menurutnya, sejak Oktober 2025 yang bersangkutan telah bertugas di PT Agrinas Palma Nusantara dan tidak lagi menjalankan tugas kedinasan militer.
"Dengan demikian, proses hukum terhadap yang bersangkutan akan menggunakan ketentuan hukum yang berlaku bagi masyarakat sipil dan tidak lagi berkaitan dengan aspek kemiliteran," jelas Hanung.
Berita Terkait
-
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025
-
Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?
-
Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk
-
Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
-
Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak