- Ratusan warga berdemo di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara pada 19 Juni 2026 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.
- Massa aksi mendesak mahasiswa dan akademisi agar memahami program tersebut sebagai bentuk nyata amanat konstitusi UUD 1945 Indonesia.
- Gubernur Sumatera Utara menemui massa aksi dan menerima petisi dukungan sebagai wujud komitmen terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
SuaraSumut.id - Ratusan warga yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) menggelar demo di depan kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat, 19 Juni 2026.
Massa menilai bahwa program MBG merupakan implementasi nyata dari amanat konstitusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Salah seorang orator, dokter Novi mengajak mahasiswa, politisi hingga kelompok yang selama ini mengkritisi program MBG untuk melihat program tersebut dari perspektif konstitusi dan tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945.
"Saya ingin menyampaikan kepada anak-anak kami yang mahasiswa, kepada para akademisi, para politisi, dan siapa saja yang menolak Program Makan Bergizi Gratis, mari kita pelajari kembali Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," katanya di hadapan peserta aksi.
Menurutnya, tujuan utama negara sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia menilai program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan salah satu bentuk aktualisasi dari amanat konstitusi tersebut. Terutama dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda Indonesia.
Novi juga mengajak kalangan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk mengkaji program tersebut secara komprehensif berdasarkan landasan konstitusional yang ada.
"Saya kasih tahu sama anak-anak kami yang di UGM, di UI, kalau Anda merasa IP Anda lebih tinggi, merasa otak Anda lebih hebat dari yang lain, sehingga Anda lulus di UI, sama UGM, pelajari pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," ujarnya.
Menurutnya, berbagai pasal antara lain Pasal 28 H, Pasal 31, Pasal 33, dan pasal 34 UUD 1945 menunjukkan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan rakyat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar yang mendukung kualitas hidup yang lebih baik, termasuk pemenuhan gizi bagi anak-anak dan generasi muda.
"Yang pada akhirnya Pak Prabowo ingin negara Republik Indonesia ini menjadi welfare state," ucap Novi.
Tak lama menyampaikan aspirasinya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menemui demonstran yang mendukung MBG.
Bobby lalu mengajak perwakilan pengunjuk rasa masuk ke dalam kantor Gubernur Sumut dan menerima petisi tuntutan massa aksi.
"Ini bentuk nyata bahwa kita semua mendukung MBG. Mendukung BGN untuk memperbaiki dan juga mendukung Bapak Presiden untuk meneruskan program-program yang sudah menjadi program prioritas beliau," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita