- Wanita diduga ODGJ melahirkan bayi perempuan di pinggir jalan Kota Pematangsiantar dan bayinya meninggal dunia.
- Polsek Siantar Utara bersama Dinas Sosial mengevakuasi ibu lemas tersebut ke RSUD dr. Djasamen Saragih pada Sabtu.
- Dinas Sosial berkoordinasi dengan Dukcapil untuk melacak identitas wanita tanpa identitas tersebut agar dapat dikembalikan kepada keluarganya.
SuaraSumut.id - Peristiwa memilukan terjadi di Jalan Sriwijaya Atas, Gang Kalasan, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut).
Seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa ditemukan usai melahirkan bayi perempuan di pinggir jalan. Nahas, bayi tersebut dilaporkan meninggal dunia.
Kejadian ini pertama kali mencuat melalui unggahan di media sosial. Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai ibu bayi berada di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Siantar Utara, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 10.19 WIB.
Kapolsek Siantar Utara, Iptu Nana Sandra, menjelaskan bahwa petugas menemukan perempuan yang diduga merupakan ibu bayi dalam kondisi lemas.
"Petugas kemudian mengevakuasi perempuan tersebut ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Djasamen Saragih untuk mendapatkan penanganan medis," katanya, Senin (2/11/2026).
Sementara itu, jenazah bayi perempuan tersebut dievakuasi ke ruang jenazah rumah sakit. Berdasarkan keterangan Dinas Sosial Kota Pematangsiantar, perempuan tersebut diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Sebelumnya, petugas Dinas Sosial pernah berupaya mengamankannya di Jalan Merdeka saat kondisi hamil. Namun, upaya tersebut belum berhasil.
'Hingga saat ini, identitas perempuan tersebut masih belum diketahui secara pasti," ungkapnya.
Saat ini pihak Dinas Sosial Kota Pematangsiantar pun tengah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk menelusuri identitasnya.
Langkah tersebut dilakukan agar perempuan itu dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya.
“Pihak Dinas Sosial masih berkoordinasi dengan pihak Dukcapil pada hari Senin guna mencari identitas ibu mayat bayi tersebut agar dapat dikembalikan kepada keluarganya,” tukas Nana.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka
-
Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember
-
Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga
-
Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya
-
Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita