- Manajemen PT Usaha Sawit Unggul mendampingi korban berinisial EZ dalam menempuh proses hukum atas dugaan pelecehan seksual.
- Perusahaan melaporkan kasus ke Polres Mandailing Natal pada Mei 2026 serta aktif menghadirkan saksi selama penyelidikan berlangsung.
- Manajemen membantah isu intimidasi dan PHK, serta berkomitmen menjamin hak kerja korban setelah proses pemulihan kondisi selesai.
SuaraSumut.id - Manajemen PT Usaha Sawit Unggul menyatakan sikap tegas dengan mengutuk keras segala bentuk pelecehan seksual oleh siapa pun dan dalam bentuk apa pun di lingkungan perusahaan.
Hal ini berkaitan dengan peristiwa yang menimpa karyawati penyandang distabilitas tuna runggu-tuna wicara berinisial EZ.
Humas PT Usaha Sawit Unggul, Jodi Yuda Pratama menjelaskan perusahaan akan mendampingi EZ agar segera memperoleh keadilan sebagaimana mestinya.
Ia mengatakan perusahaan sangat prihatin atas peristiwa yang terjadi pada EZ, sehingga setelah ada laporan oleh kakak korban, perusahaan segera mengumpulkan seluruh pekerja laki-laki di afdeling agar EZ yang didampingi kakaknya dapat segera mengidentifikasi pelaku.
Karena belum teridentifikasi, keesokan harinya perusahaan membawa EZ bersama kakaknya untuk melapor ke Polres Mandailing Natal. Bersamaan berjalannya proses penyelidikan, perusahaan juga terus mendampingi dan menghadirkan saksi-saksi. Gelar perkara juga sudah dilakukan polisi di lapangan pada Mei 2026.
"Pada 18 Juni 2026, perusahaan kembali menghadirkan saksi-saksi tambahan untuk mendukung proses penyelidikan. Oleh karena itu, tudingan adanya upaya menghalangi/mengintimidasi berjalannya proses hukum tidak benar. Kami juga mengimbau semua pihak untuk bersabar dan menghormati proses hukum yang berjalan," katanya
Perusahaan memahami kondisi saudari EZ, sehingga dalam setiap proses investigasi dan pelaporan, perusahaan senantiasa melibatkan kakak EZ untuk membantu menjembatani komunikasi selama proses penyelidikan agar semua keterangannya bisa dipahami dan dicatat secara sah dalam BAP.
"Perusahaan memahami bahwa pasca kejadian saudara EZ membutuhkan waktu untuk menenangkan diri / beristirahat. Mandor juga berulang telah menanyakan kapan EZ siap untuk bekerja kembali. Mandor juga sudah menyatakan bahwa siap memfasilitasi apabila EZ hendak kembali bekerja," ujarnya.
"Jadi isu yang mengatakan bahwa perusahaan melakukan PHK dalam rangka menghalangi proses hukum yang sedang berjalan adalah tidak benar," sambungnya.
Perusahaan dalam operasionalnya senantiasa berkomitmen menghormati hak-hak pekerja, menjunjung prinsip kemanusiaan, serta memastikan seluruh proses ketenagakerjaan berjalan sesuai hukum, prinsip K3, dan etika hubungan industrial.
Berita Terkait
-
Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan
-
Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa
-
Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31
-
Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual
-
Sekolah Negeri Didemo Orangtua Murid, Kepala Sekolah Diciduk Polisi Usai Lecehkan Banyak Siswi SMP
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mahasiswi USU Meninggal di Kamar Kos, Pihak Kampus Tindaklanjuti Dugaan Bullying
-
Temuan Tim Audit Eksternal Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Desak Ekshumasi-Penyidikan Diproses
-
BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi Strategis, Tukar Valas Jadi Lebih Mudah
-
Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut
-
Indosat 5G Bikin Aktivitas Digital di Medan Lancar