- Empat pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian JM di Pematangsiantar telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian setempat.
- Polres Pematangsiantar kini menahan enam tersangka dan mengamankan barang bukti berupa becak, mobil, serta rekaman CCTV.
- Insiden maut pada 28 Mei 2026 tersebut dipicu perselisihan harga pembuatan tato antara pelaku dengan pihak terkait.
SuaraSumut.id - Empat orang yang terlibat penganiayaan yang menyebabkan tewasnya JM menyerahkan diri ke kepolisian. Saat ini, enam tersangka dalam kasus ini telah ditahan.
Mereka yang menyerahkan diri berinisial PGS, SS, dan RS. Sebelumnya, RWMS (28) juga telah menyerahkan diri ke Polres Pematangsiantar pada Sabtu, 20 Juni 2026.
"Hingga saat ini ada enam orang yang ditahan," kata Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar, Selasa, 23 Juni 2026.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit becak bermotor (betor), satu unit mobil dengan stiker ormas, serta satu rekaman CCTV yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa terjadi di depan Taman Bunga, Kota Pematangsiantar, pada 28 Mei 2026 malam. Kasus penganiayaan maut ini pun viral di media sosial.
Penganiayaan berawal dari adanya perselisihan soal harga pembuatan tato antara pihak pelaku dengan pembuat tato berinisial MS.
Korban yang saat itu berada di lokasi turut menjadi korban penganiayaan hingga berujung korban meninggal dunia.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
'Suami Saya Bukan Teroris', Istri Korban Tewas di Kebun Agrinas Labura Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang