Muhammad Yunus
Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:18 WIB
Tangkapan layar sekelompok pria diduga aparat TNI dipergoki warga hendak mencuri 16 ekor lembu [SuaraSumut.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Video viral menampilkan sekelompok pria diduga oknum TNI yang dituduh mencuri 16 ekor lembu milik warga Desa Sei Siarti.
  • Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga karena ternak milik seorang janda bernama Boru Naga diduga telah dicuri pelaku.
  • Dandim 0209/Labuhanbatu kini melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan Polisi Militer untuk memastikan kebenaran dugaan keterlibatan oknum aparat tersebut.

SuaraSumut.id - Video yang menampilkan sejumlah pria diduga oknum TNI dipergoki mencuri sapi atau lembu viral di media sosial.

Dari tayangan video yang beredar, Jumat (26/6/2026) disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhan Batu.

Dalam rekaman tersebut, warga menghadang dan melabrak sekelompok pria yang diduga merupakan oknum aparat TNI dari satu kompi karena diduga terlibat dalam pencurian hewan ternak.

Peristiwa itu disebut berkaitan dengan hilangnya 16 ekor lembu milik seorang warga. Hewan ternak tersebut diketahui merupakan milik seorang janda bernama Boru Naga, sehingga kasus ini memicu simpati dan kemarahan warga.

Dalam video terlihat sejumlah pria yang diduga oknum TNI berjalan santai meninggalkan lokasi.

Perekam video bersama sejumlah warga menuding mereka terlibat dalam aksi pencurian sapi.

"Aparat-aparat bikin keributan! Nyuri lembu! Dibayar? Siapa? Nyuri lembu, ikut kalian mencuri!" teriak salah seorang warga di lokasi kejadian dengan nada penuh emosi.

Menanggapi video viral yang memperlihatkan dugaan keterlibatan oknum aparat TNI dalam kasus pencurian 16 ekor lembu di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhanbatu, Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Hanung mengatakan pihaknya baru menerima informasi terkait peristiwa tersebut pada Kamis malam dan telah berkoordinasi dengan Polisi Militer untuk menindaklanjuti dugaan yang beredar di masyarakat.

Baca Juga: Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu

"Ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami juga baru dapat info di atas semalam. Sudah saya laporkan ke Kodam (Subdenpom/Pomdam) agar dicek dan ditindak lanjuti seperti apa kebenarannya," ujar Letkol Kav Hanung Kaptiaji saat dikonfirmasi SuaraSumut.id.

Kontributor : M. Aribowo

Load More