- Video viral menampilkan sekelompok pria diduga oknum TNI yang dituduh mencuri 16 ekor lembu milik warga Desa Sei Siarti.
- Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga karena ternak milik seorang janda bernama Boru Naga diduga telah dicuri pelaku.
- Dandim 0209/Labuhanbatu kini melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan Polisi Militer untuk memastikan kebenaran dugaan keterlibatan oknum aparat tersebut.
SuaraSumut.id - Video yang menampilkan sejumlah pria diduga oknum TNI dipergoki mencuri sapi atau lembu viral di media sosial.
Dari tayangan video yang beredar, Jumat (26/6/2026) disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhan Batu.
Dalam rekaman tersebut, warga menghadang dan melabrak sekelompok pria yang diduga merupakan oknum aparat TNI dari satu kompi karena diduga terlibat dalam pencurian hewan ternak.
Peristiwa itu disebut berkaitan dengan hilangnya 16 ekor lembu milik seorang warga. Hewan ternak tersebut diketahui merupakan milik seorang janda bernama Boru Naga, sehingga kasus ini memicu simpati dan kemarahan warga.
Dalam video terlihat sejumlah pria yang diduga oknum TNI berjalan santai meninggalkan lokasi.
Perekam video bersama sejumlah warga menuding mereka terlibat dalam aksi pencurian sapi.
"Aparat-aparat bikin keributan! Nyuri lembu! Dibayar? Siapa? Nyuri lembu, ikut kalian mencuri!" teriak salah seorang warga di lokasi kejadian dengan nada penuh emosi.
Menanggapi video viral yang memperlihatkan dugaan keterlibatan oknum aparat TNI dalam kasus pencurian 16 ekor lembu di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhanbatu, Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Hanung mengatakan pihaknya baru menerima informasi terkait peristiwa tersebut pada Kamis malam dan telah berkoordinasi dengan Polisi Militer untuk menindaklanjuti dugaan yang beredar di masyarakat.
Baca Juga: Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu
"Ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami juga baru dapat info di atas semalam. Sudah saya laporkan ke Kodam (Subdenpom/Pomdam) agar dicek dan ditindak lanjuti seperti apa kebenarannya," ujar Letkol Kav Hanung Kaptiaji saat dikonfirmasi SuaraSumut.id.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan
-
BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun
-
7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia