Suhardiman
Kamis, 09 Juli 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi garis polisi di tempat kejadian perkara. (Sumber : Pexels)
Baca 10 detik
  • Seorang lansia berinisial B br S ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Kota Pematangsiantar, pada Rabu, 8 Juli 2026.
  • Anak kandung korban berinisial M br A diduga menjadi pelaku pembunuhan menggunakan batu gilingan karena mengalami gangguan kejiwaan.
  • Polisi telah mengamankan pelaku dan membawa jenazah korban ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

SuaraSumut.id - Warga yang berada di Jalan Cendawan, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia berinisial B br. S (85) di dalam rumahnya, Rabu kemarin, 8 Juli 2026.

Korban diduga tewas di tangan anak kandungnya sendiri yang disebut telah lama mengalami gangguan kejiwaan.

Kapolsek Siantar Timur Iptu Edy J.J. Manalu menjelaskan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu saksi berinisial KA datang ke rumah korban untuk mengantarkan undangan pesta.

Saat pintu dibuka oleh perempuan berinisial M br A yang merupakan anak korban, saksi melihat terdapat bercak darah di tangan perempuan tersebut.

"Karena curiga, saksi kemudian menanyakan penyebab darah yang menempel di tangannya," katanya, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut Kapolsek, M justru mengaku telah membunuh seseorang. Mendengar pengakuan itu, saksi segera meninggalkan lokasi dan melaporkan kejadian kepada ketua RT setempat.

Ketua RT bersama sejumlah warga kemudian mendatangi rumah korban untuk memastikan informasi tersebut.

Di hadapan mereka, M kembali mengaku telah menghabisi nyawa ibu kandungnya, bahkan memperagakan bagaimana aksi itu dilakukan.

Saat warga masuk ke dalam rumah, mereka menemukan korban sudah tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah.

"Di dekat jasad korban juga ditemukan sebuah batu gilingan yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut," imbuhnya.

Temuan itu kemudian dilaporkan melalui layanan darurat Call Center 110. Tak lama berselang, petugas kepolisian dan Tim Inafis Polres Pematangsiantar tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi langsung mengamankan M ke Mapolsek Siantar Timur untuk kepentingan penyelidikan

Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih dengan bantuan Tim BPBD Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, perempuan yang diduga sebagai pelaku telah lama mengalami gangguan kejiwaan.

"Saat ini, yang bersangkutan juga telah dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih guna menjalani pemeriksaan kejiwaan," tukasnya.

Load More