- Polisi menangkap dua warga Medan berinisial HS dan JD pada 28 Juli 2026 atas kepemilikan sabu, ekstasi, dan ganja.
- Sindikat lintas pulau tersebut mengirimkan narkotika ke Indonesia bagian timur menggunakan jasa ekspedisi dengan modus mencampur batu.
- Kelompok pelaku yang telah beroperasi selama setahun itu mampu melakukan sepuluh kali pengiriman narkoba setiap bulannya.
SuaraSumut.id - Polisi membongkar sindikat narkoba lintas pulau yang memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai sarana pengiriman barang haram ke berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua orang yang merupakan warga Medan. Petugas juga menyita sabu, pil ekstasi, serta ganja dalam jumlah besar.
Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan pengungkapan bermula dari ditangkapnya seorang pria berinisial HS (19) di Jalan Rawe V, Kecamatan Medan Labuhan.
Dari tangan HS, petugas menyita tiga butir pil ekstasi dan sejumlah uang yang diduga merupakan hasil transaksi narkoba.
"Saat diinterogasi, HS mengaku memperoleh barang haram tersebut dari JD (25) yang tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Rawe II, Medan Labuhan," katanya, Selasa, 28 Juli 2026.
Berbekal keterangan itu, polisi bergerak cepat menggerebek lokasi dan menangkap JD. Dari dalam kamar kos, petugas menemukan tiga paket sabu, 188 butir pil ekstasi, serta enam kilogram ganja siap edar.
"Dari JD kami temukan sejumlah barang bukti, mulai dari 3 paket sabu, 188 butir pil ekstasi, hingga 6 kg ganja dalam jumlah besar," ujarnya.
Hasil penyelidikan mengungkap para tersangka merupakan bagian dari jaringan pemasok narkoba lintas provinsi. Mereka mengirimkan narkotika ke berbagai wilayah, terutama Indonesia bagian timur, dengan memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai kedok.
Untuk mengelabui petugas, paket narkoba dikamuflasekan sebagai barang elektronik maupun suku cadang kendaraan. Bahkan, pelaku memasukkan batu ke dalam paket agar beratnya menyerupai barang yang tercantum pada label pengiriman.
Baca Juga: Tragis! Kakek dan Cucu Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 Sekolah di Medan
"Modus operandi pelaku ini mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah atau antar pulau, dengan menuliskan paket yang dikirim merupakan barang elektronik atau spare part," jelasnya.
"Untuk menyamarkan berat narkoba yang dikirim agar menyerupai dengan barang elektronik atau spare part, pelaku memasukkan batu ke dalam narkoba," sambung Rafli.
Menurutnya, sindikat tersebut telah menjalankan aksinya selama sekitar satu tahun. Dalam sebulan, mereka mampu melakukan sedikitnya 10 kali pengiriman narkoba ke berbagai daerah.
"Mereka ini sudah satu tahun terakhir beroperasi, dalam satu bulan memasok narkoba setidaknya 10 kali ke sejumlah daerah," katanya.
Kasat mengatakan pihaknya kini masih memburu satu orang yang diduga berperan sebagai pemasok utama dalam jaringan tersebut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta
-
Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Berbekal Senpi, Begini Sepak Terjang Sindikat Sabu Tambun yang Diringkus Polisi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan
-
Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain
-
2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap
-
PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United
-
3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya