Suhardiman
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB
Siswa Seberangi Sungai dengan Seutas Tali. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Aceh mendesak BNPB merekonstruksi empat jembatan rusak akibat banjir demi keselamatan pelajar di Gayo Lues.
  • Sekda Aceh M Nasir menyampaikan usulan percepatan pembangunan jembatan kepada pejabat BNPB Muhammad Dirhamsyah pada Selasa 28 Juli 2026.
  • BNPB menyatakan siap mengawal percepatan anggaran dan pembangunan empat jembatan untuk memulihkan konektivitas serta aktivitas warga.

SuaraSumut.id - Pemerintah Aceh mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera merekonstruksi empat jembatan gantung yang rusak akibat banjir.

Langkah darurat ini diambil menyusul viralnya video perjuangan para siswa dan guru saat menyeberangi sungai menuju sekolah di Gayo Lues.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, berdasarkan arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).

Nasir menyampaikan langsung kepada Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Prof. Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, di ruang kerja Sekda Acehj pada Selasa (28/7/2026).

"Kami mendesak BNPB agar empat jembatan vital ini segera dibangun kembali. Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut keselamatan anak-anak sekolah dan keberlangsungan roda ekonomi warga," kata Nasir.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian kritis adalah Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Di wilayah tersebut, para siswa terpaksa melintasi sisa-sisa jembatan gantung yang rusak parah untuk menyebari sungai.

Nasir menjelaskan, keempat lokasi tersebut meliputi Jembatan Desa Kendawi di Kecamatan Dabun Gelang (Gayo Lues), Jembatan Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen (Aceh Barat), serta Jembatan Gantung Lhok Kuyun di Kecamatan Sawang (Aceh Utara).

Selain itu, usulan juga mencakup perbaikan Jembatan Gantung Penghubung yang menghubungkan Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Samudera di Kabupaten Aceh Utara.

“Pemerintah Aceh berharap pemerintah pusat melalui BNPB dapat memberikan perhatian khusus dan mempercepat alokasi anggaran penanganan pascabencana, guna memastikan proses belajar-mengajar serta mobilitas warga kembali normal," ucapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Muhammad Dirhamsyah, menyatakan akan mengawal langsung percepatan pembangunan empat jembatan tersebut di tingkat pusat.

Ia menegaskan bahwa konektivitas antarwilayah yang terputus perlu mendapat atensi khusus agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat segera pulih.

"Kami telah mencatat seluruh usulan prioritas ini dan siap menyampaikannya secara langsung kepada Kepala BNPB pusat,” katanya.

Load More