- Polisi menggerebek sebuah rumah di Deli Serdang dan meringkus tiga wanita pengedar sabu pada 16 Agustus 2026.
- Para pelaku menjalankan modus operandi transaksi narkoba melalui jendela rumah dengan peran berbeda dan menyita barang bukti.
- Penggerebekan berawal dari keluhan warga terkait aktivitas mencurigkan yang berlangsung selama satu bulan terakhir di lokasi tersebut.
SuaraSumut.id - Polisi menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan lokasi peredaran narkoba jenis sabu di \Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi meringkus 3 wanita diduga pengedar, yaitu EF (52), ER (49), dan HD (23).
Penggerebekan dilakukan usai Polisi mendapat keluhan dari warga sekitar, terkait aktivitas mencurigkan di sebuah rumah di lokasi tersebut.
Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan mendapati adanya transaksi narkoba di rumah tersebut.
“Kami ringkus tiga wanita yang seluruhnya merupakan pengedar," kata Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Minggu 16 Agustus 2026.
Ia menjelaskan ketiga wanita tersebut memiliki peran berbeda mulai dari yang berperan menerima uang, menyerahkan narkoba, hingga menyimpan narkoba.
Dalam setiap transaksinya, para pelaku juga tidak pernah bertemu dengan pembelinya, karena transaksi selalu dilakukan dari balik jendela rumah.
“Dua (pelaku) diantaranya masih memiliki hubungan keluarga, karena ER merupakan mertua dari HD. Dari ketiganya, kami menyita 2 paket sabu berukuran besar, yang beratnya mencapai 5,56 gram. Kami juga menyita satu timbangan elektrik,” ujar Rafli.
Ketiga pelaku diduga sudah menjalankan bisnis haram ini selama satu bulan terakhir. Polisi masih mengembangkan kasus ini, untuk meringkus pelaku lain yang terlibat dalam praktek jual beli narkoba ini.
Baca Juga: Sadis! Mayat Sopir Taksi Online Terkapar di Kebun Tebu Deli Serdang, Polisi Selidiki
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Lapas Over Kapasitas, BRIN Kembangkan Alat Deteksi Murah hingga Kajian Rehabilitasi Narkoba
-
BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba
-
Prabowo Bahas Pengentasan Narkoba, BNN sampai Peneliti Merapat ke Istana
-
Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri
-
5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG
-
5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!
-
LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027
-
Maling Bergaya Ninja Sikat HP-Tabung Gas Warga di Medan
-
Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara