- Pria berinisial DH mengaku sebagai polisi dan merudapaksa remaja wanita di Medan Sunggal pada Kamis (13/8/2026).
- Polrestabes Medan menangkap pelaku utama DH bersama dua orang lainnya berinisial RH dan LM terkait kasus pencurian handphone.
- Polisi mengungkap bahwa pelaku residivis tersebut diduga telah beraksi di lebih dari 20 lokasi berbeda dengan modus serupa.
SuaraSumut.id - Mengaku sebagai anggota polisi, seorang pria berinisial DH (42) merudapaksa remaja wanita di Medan. Bukan hanya melampiaskan nafsu bejatnya, pria tersebut juga merampas satu unit handphone (HP) milik korban, kemudian kabur melarikan diri.
Polisi yang menerima laporan kejadian lalu melakukan penyelidikan dan menangkap tiga orang yang diduga terlibat.
Adapun ketiga orang yang ditangkap, yaitu pelaku utama DH, RH penadah, dan seorang perempuan berinisial LM yang ikut menjual handphone hasil kejahatan tersebut.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan pengungkapan bermula dari laporan orang tua korban terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan pencurian handphone.
"Petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Dari pengembangan itulah identitas para pelaku berhasil diketahui dan diamankan," katanya, Rabu (19/8/2026).
Menurut Bimo, pelaku DH ditangkap pada Selasa (18/8/2026) dini hari setelah petugas melakukan pengembangan dari handphone milik korban yang ditemukan berada di tangan seorang penadah.
Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa terjadi pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Medan Sunggal.
Pelaku yang mengaku anggota polisi disebut menghentikan sepasang remaja yang sedang berboncengan sepeda motor.
Pelaku kemudian menanyakan identitas korban dan berbagai hal lainnya sebelum memisahkan korban perempuan dari rekannya. Setelah menjalankan aksinya, pelaku juga diduga mengambil handphone korban.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
"Pelaku menggunakan modus mengaku sebagai anggota polisi untuk mengintimidasi korban. Korban kemudian dibawa ke lokasi yang sepi dan diduga menjadi korban tindak pidana asusila," ujar Bimo.
Dalam pengembangan kasus, polisi menemukan handphone korban berada di tangan RH yang diduga sebagai penadah.
Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengembangkan hingga mengamankan LH yang diduga ikut menjual handphone hasil kejahatan tersebut.
Ketiga pelaku kemudian dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Diduga Beraksi di Puluhan Lokasi
Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa DH bukan kali pertama melakukan aksi kejahatan dengan modus mengaku sebagai polisi.
Berita Terkait
-
Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya
-
Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Pria di Medan Ngaku Polisi, Rudapaksa dan Rampas HP Remaja Wanita
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas